Korban Tewas Miras Oplosan di Jabar 58 Orang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 12 Apr 2018 17:56 WIB
miras oplosan
Korban Tewas Miras Oplosan di Jabar 58 Orang
Korban minuman keras (miras) oplosan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Cicalengka. (ANT/NOVRIAN ARB)

Kabupaten Bandung: Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menyebut jumlah korban tewas akibat mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan di Jabar hingga kini mencapai 58 orang. Sebagian besar korban berasal dari Kabupaten Bandung, yaitu 41 orang.

"Korban ini ditambah dengan yang ada di Kota Bandung, Sukabumi (Pelabuhan Ratu) dan terakhir itu di Ciamis kemarin malam," ungkap Agung di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis 12 April 2018. 

Baca: Ragam Kedok Penjual Oplosan Kelabui Petugas

Jenderal bintang dua itu mengatakan, di Kabupaten Bandung diduga ada 222 korban yang dirawat inap dan rawat jalan. Sementara itu, 11 orang lainnya dirujuk ke rumah sakit lain. 

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu mengatakan turut prihatin atas kejadian miras oplosan itu. Lantaran, banyaknya korban yang ada di Jabar. Dia mengungkap, dari hasil laboratorium bahak baku miras positif mengandung metanol dan alkohol. 

"Bahannya sangat berbahaya. Jadi kalau kita minum itu, yang pertama kita akan sesak napas, itu dari keterangan dokter. Setelah sesak napas, mual, kemudian meninggal," paparnya.

Baca: Bungker di Rumah Mewah Peracik Oplosan Jadi Tempat Produksi

Agung memerintahkan jajarannya untuk merazia miras di wilayah masing-masing. Lantaran korban yang sangat banyak. 

Sementara itu, polisi masih memburu delapan tersangka yang masih buron yakni A, SN, A, E, R, W, dan SS yang berperan sebagai peracik dan agen. Sedangkan dua tersangka lainnya, JS dan HM telah diringkus. 


(LDS)