Minta Uang dari Bidan, 3 Pegawai Pemkab Garut Ditahan

Kristiadi    •    Rabu, 09 May 2018 16:40 WIB
ott
Minta Uang dari Bidan, 3 Pegawai Pemkab Garut Ditahan
Ilustrasi penangkapan, Medcom.id - M Rizal

Sukabumi: Polda Jawa Barat segera menetapkan status tersangka setelah menangkap tiga pegawai Pemkab Garut dalam operasi tangkap tangan (OTT). Menurut Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto, ada dua calon tersangka terkait OTT.

"Keduanya merupakan oknum pegawai Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pemkab Garut," kata Agung saat berkunjung ke Sukabumi, Jabar, Rabu 9 Mei 2018.

Polisi, lanjut Agung, masih mengembangkan kasus tersebut. Diduga, beberapa pegawai terlibat pungutan liar dari bidan yang memberikan gratifikasi dalam penerimaan calon PNS.

"Kami masih menyelidiki peran calon tersangka pada kasus dugaan pungli penerimaan CPNS tersebut," tambah Agung.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Garut Kusmayadi Tatang Padmadinata menyayangkan OTT di wilayahnya. Ia menyebutkan tim Saber Pungli Polda Jabar mengamankan tiga pegawai dan dua bidang terkait dugaan gratifikasi.

"Diduga, tiga onkum pegawai itu melakukan pungutan pada 149 orang yang diangkat menjadi PNS di Garut," ujar Kusmayadi.

Tiga pegawai berinisial RR, IK, dan LN. Ketiganya mengumpulkan uang dari beberapa bidan. Mereka lalu menunjuk dua bidan sebagai bendahara dan pengumpul uang.




(RRN)