Polisi Selidiki Pelempar Batu pada Pengendara di Depok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 19 Jun 2018 14:00 WIB
kekerasanaksi begal
Polisi Selidiki Pelempar Batu pada Pengendara di Depok
Ilustrasi tempat kejadian perkara, Medcom.id - M Rizal

Depok: Polisi menyelidiki kejadian pelemparan batu yang dilakukan orang tak dikenal di Depok, Jawa Barat. Kejadian itu mengakibatkan seorang anak, Raffa,mengalami luka berat dan harus menjalani operasi di RS Polri Kramatjati Jakarta.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Made mengatakan petugas meminta keterangan dari orang tua korban soal kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 15 Juni 2018.

Pelemparan batu terjadi ketika korban bersama orang tua melintas dari kawasan Juanda menuju Margonda. Mereka mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 6227 ZIA.

Baca: Bocah Jadi Korban Pelemparan Batu di Depok

Lalu seorang pria yang sedang berjalan kaki mengambil batu konblok utuh. Lalu pria itu melemparkan batu ke arah sepeda motor korban.

"Orang tak dikenal itu, menurut saksi, berusia 43 tahunan, muncul dari arah kiri dan langsung melemparkan konblok lalu berlari ke arah samping," kata Made saat dihubungi Medcom.id, Selasa 19 Juni 2018.

Made menuturkan batu konblok sempat mengenai tangan kiri ayahnya. Tapi batu malah mengenai Raffa.

"Korban mengalami pendarahan dari hidung, mulut, selanjutnya langsung dibawa oleh orang tuanya bawa ke RS Bunda Margonda sesampainya di RS Bunda Margonda karena dokternya banyak yg sedang cuti maka dirujuk ke RS Polri Kramatjati," tandasnya.

Made menegaskan, pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi insiden pelemparan namun petugas belum bisa melakukan identifikasi karena ruko - ruko maupun tempat spa keluarga yang ada di situ masih tutup karena libur Lebaran.

"Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Ada CCTV yg menyorot ke jalan akan tetapi saat sekarang teknisi sedang cuti lebaran sehingga belum bisa diperlihatkan. 

Pantauan di sekitar tempat kejadian perkara, ada beberapa CCTV di ruko-ruko sekitar akan tetapi saat ini kondisi tutup masih libur Lebaran. Kemungkinan sekarang kita datangi lagi," paparnya.


(RRN)