Mempertahankan Negara tak Cukup hanya Bermodalkan Alutsista

Reza Sunarya    •    Rabu, 05 Oct 2016 15:51 WIB
purwakarta ads
Mempertahankan Negara tak Cukup hanya Bermodalkan Alutsista
Bupati Dedi Mulyadi dalam sebuah acara memperingati HUT TNI di Purwakarta, MI - Reza Sunarya

Metrotvnews.com, Purwakarta: Pertahanan suatu negara tak hanya diperkuat dengan alat-alat militer. Namun, persediaan pangan pun menentukan pertahanan sebuah negara.

Sebuah negara boleh saja memiliki alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang modern dan memadai. Namun bila rakyatnya kelaparan, maka negara tak mungkin bisa mempertahankan diri.

"Tapi kalau pangan cukup, kapanpun tenaga rakyat dibutuhkan, rakyat akan siap sedia," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam upacara Peringatan HUT TNI di Purwakarta, Rabu (5/10/2016).


(Barisan pasukan di acara peringatan HUT TNI di Purwakarta, 5 Oktober 2016, foto: Reza Sunarya)

Lantaran itu, TNI meluncurkan program untuk membangun infrastruktur dan pertahanan melalui persediaan pangan. TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) nama program tersebut.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyambut positif kehadiran dua program itu. Malah, TNI dan Pemkab Purwakarta bersiap memperkuat pertahanan negara melalui sumber pangan.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengakui pembangunan sektor pertanian merupakan hal yang strategis. Lantaran itu, Dedi menyambut kerja sama pertahanan pangan dengan Kodam III/Siliwangi.

"Alutsista memadai, tapi rakyat lapar, maka kita tak mungkin bisa membangun pertahanan negara," kata Dedi di acara parade pasukan dalam rangka peringatan HUT TNI di Jalan RE Martadinata Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (5/10/2016).

Pada zaman kejayaan Kerajaan Prabu Siliwangi di Tanah Pasundan, lanjut Dedi, masyarakat sudah bisa membangun pertahanan melalui pengelolaan pangan. Bahkan, pengelolaan pangan dilakukan hingga ke kampung.

Lantaran itu, Dedi menyambut baik program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) maupun Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS). Kerja sama TNI dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta itu dapat memperkuat ketahanan pangan.


(Bupati Dedi Mulyadi dalam sebuah acara memperingati HUT TNI di Purwakarta, 5 Oktober 2016, foto: Reza Sunarya)

Salah satu implementasi kerja sama itu yaitu membangun lumbung padi di wilayah kerja Kodam III/Siliwangi. Misal, kata Dedi, Babinsa membangun lumbung padi di tingkat desa. 

"Lalu Koramil di tingkat kecamatan. Kodim membangun lumbung padi di kabupaten. Kodam di provinsi," ujar Dedi.

Kerja sama itu, lanjut Dedi, berada di luar naungan Bulog. Jadi ketika masyarakat mengalami kekurangan pangan, lumbung padi menjadi solusi.

Kepala Staf Kodam III/Siliwangi Brigjen Wuryantoi pun menanggapi pernyataan Dedi. Kodam Siliwangi pun menyatakan siap untuk menjadi pelopor ketahanan pangan di Jabar.
 
"Tentu ini akan lebih menyatukan TNI dengan rakyat. Keduanya terus manunggal dalam kesatuan gerak langkah pembangunan. Saya kira bagus. Kami dari Kodam III/Siliwangi siap untuk itu," tegas Wuryanto.


(RRN)