BPBD Sukabumi Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Mei 2018

Haifa Salsabila    •    Minggu, 03 Dec 2017 23:13 WIB
bencana alam
BPBD Sukabumi Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Mei 2018
(Ilustrasi) Masyarakat bergotongroyong memperbaiki jalan putus tergerus longsor bersamaan hujan deras mengguyur di Desa Bencoy, Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (29/10). ANT/Budiyanto.

Sukabumi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan status siaga darurat bencana mulai Desember 2017 hingga Mei 2018. Penetapan status ini berdasarkan hasil kajian situasi dan kondisi Kota Sukabumi.

"Ini mengacu kepada Pemprov Jabar dengan dasar hasil kajian situasi dan kondisi Kota Sukabumi terkait tingginya angka kejadian bencana dalam beberapa pekan terakhir ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Asep Suhendrawan seperti dilansir Antara di Sukabumi, Minggu 03 Desember 2017.

Asep mengatakan, faktor cuaca juga menjadi pertimbangan dalam penetapan status siaga bencana ini. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan deras dan angin kncang akan menerpa Sukabumi dari November 2017  hingga Mei 2018.

BPBD Sukabumi juga merujuk kepada rekam jejak terjadinya bencana. Intensitas bencana dari Januari hingga November tercatat cukup tinggi. Meskipun, kasus bencana di Sukabumi lebih rendang dibandingkan daerah lain.

Asep menambahkan, penetapan status siaga bencana untuk mempercepat penanggulangan bencana. Selain itu, BPBD juga berupaya meminimalisasi dampak bencana, baik materil dan non-materil.

"Kondisi cuaca yang buruk ini kami berupaya mempercepat penanggulangan jika terjadi bencana dan juga sudah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana baik longsor, banjir, puting beliung, dan lain-lain," tambah Asep

Asep mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Karena, tindakan itu berpotensi menyebabkan banjir. Warga juga diminta waspada dengan kondisi cuaca buruk yang bisa mengakibatkan longsor, banjir, dan puting beliung.



(DRI)