Mahasiswa TI UNPAR Pamerkan Produk Inovasi pada IDEA 2018

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 10 Dec 2018 16:13 WIB
UNPAR
Mahasiswa TI UNPAR Pamerkan Produk Inovasi pada IDEA 2018
Karya terbaik mahasiswa ditampilkan pada Industrial Design Exhibition Alley (IDEA) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) di Selasar PPAG, 28 November 2018 (Foto:Dok)

Bandung: Mahasiswa Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI UNPAR) setiap tahunnya ditantang untuk mengasah kreativitas mengembangkan produk dalam mata kuliah Praktikum Perancangan Produk. Mengangkat tema yang beragam, mahasiswa TI mampu menghasilkan karya yang menarik.

Karya-karya terbaik mahasiswa ditampilkan dalam Industrial Design Exhibition Alley (IDEA) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) di Selasar PPAG, 28 November 2018.

“IDEA ini merupakan showcase hasil produk karya mahasiswa TI UNPAR. Lewat IDEA, mahasiswa TI dapat menampilkan karya melalui ilmu yang mereka peroleh dalam perkuliahan,” ujar Ketua pelaksana IDEA 2018 Tiber Nababan.

Tahun ini, produk-produk yang dipamerkan mengangkat tema permainan tradisional. “Seluruh produk ini diangkat dari permainan tradisional yang dimodernisasi,” ujar Tiber. 

Sebanyak 12 tim terpilih menghadirkan karya yang terinspirasi tema tersebut. Produk yang dihasilkan pun sangat menarik. Selasar PPAG diubah menjadi ruang pameran di mana para pengunjung bisa berinteraksi dengan mahasiswa dan mencoba produk karya mereka. 

Ada gobak sodor, rorodaan, sumpit, dan berbagai permainan lain hadir dalam wujud yang berbeda. Modernisasi permainan terlihat dari penggunaan komponen mekanik dan elektronik tanpa menghilangkan prinsip dasar dari permainan tersebut.

Tidak hanya pameran, IDEA juga diisi dengan penampilan dari mahasiswa TI dan gelar wicara bertema Creative Design di penghujung acara. ”Kita mengundang founder Yajugaya yaitu Kak Rhandy (Prasetya) dan ceramic researcher dari Kandura Studio yaitu Kak Tisa,” kata Tiber.

Tiber berharap IDEA 2018 dapat menjadi wadah kreatif bagi mahasiswa TI untuk mengembangkan aneka produk. "Semoga pengunjung bisa terhibur dan menambah wawasan terkait teknik industri dan tema yang dibawakan," ucapnya.


(ROS)