Setya Novanto tak Pernah Gunakan Bilik Asmara

P Aditya Prakasa    •    Rabu, 12 Dec 2018 16:11 WIB
Bilik Asmara Lapas Sukamiskin
Setya Novanto tak Pernah Gunakan Bilik Asmara
Suasana di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Medcom.id - P Aditya Prakasa

Bandung: Tujuh narapidana pernah menggunakan bilik asmara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat. Namun nama Setya Novanto dan Anas Urbaningrum tak pernah menggunakan 'fasilitas mewah' dalam sel tersebut.

Hal itu disampaikan Andri Rahmat, warga binaan di Sukamiskin, saat memberikan kesaksian dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kota Bandung, Rabu, 12 November 2018. Sidang menghadirkan Wahid Husen, mantan Kalapas Sukamiskin, yang menjadi terdakwa kasus suap.

Baca: Terpidana Akui Ada Bilik Asmara di Sukamiskin

Semula, lanjut Andri, ruangan itu khusus Fahmi Darmawansyah saat sang istri datang berkunjung. Tapi, beberapa narapidana berminat menggunakan, terutama yang telah menjalani pidana cukup lama.

Fahmi merupakan merupakan terpidana kasus suap satelit monitoring Badan Keamanan Laut. Fahmi menghuni sel di Lapas Sukamiskin sejak Juni 2017.

Menurut Andri, tujuh narapidana menggunakan fasilitas tersebut. Ia hanya mengingat terpidana berinisial Sa, Su, dan Um.

"Sisanya saya lupa namanya, tapi narapidana tindak pidana korupsi (tipikor)," kata Andri.

Dari penelusuran Medcom.id, Sa merupakan terpidana kasus reklamasi Teluk Jakarta dan Su merujuk pada seorang mantan kepala daerah. Sedangkan identitas Umar belum diketahui.

"Apakah Setya Novanto dan Anas Urbaningrum pernah menggunakannya," tanya Hakim Marsidin Nawawi.

"Tidak pernah," jawab Andri.

Setya Novanto menghuni sel di Sukamiskin sejak Mei 2018. Setya menjalani hukuman sebagai terpidana kasus e-KTP yang juga merupakan mantan Ketua DPR RI.

Sedangkan Anas Urbaningrum adalah terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang. Anas menjalani masa hukuman 14 tahun dan menghuni sel di Sukamiskin sejak Juni 2015.


(RRN)