Mahasiswa Dibegal, ITB Berlakukan Jam Malam

Roni Kurniawan    •    Kamis, 10 Nov 2016 18:55 WIB
pembegalan
Mahasiswa Dibegal, ITB Berlakukan Jam Malam
Bangunan ITB, itb.ac.id

Metrotvnews.com, Bandung: Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi korban pembegalan dalam dua pekan terakhir. Pihak rektorat pun menerapkan pengaturan jam malam untuk melindungi mahasiswa.

ITB membatasi jam malam untuk mahasiswanya pada pukul 21.00 WIB. Peraturan itu merupakan tindak lanjut dari peristiwa begal yang menerima tiga mahasiswa ITB.

Satu di antaranya terjadi pada 5 November. Seorang mahasiswa ITB dibegal saat berkendara di Kota Bandung, Jawa Barat. Korban juga mengalami luka pada kepalanya.

"Saat ini kami sedang dirancang aturan untuk membatasi kegiatan mahasiswa di kampus sampai malam hari. Dimana mahasiswa dibatasi aktivitas kampusnya sampai jam 9 malam," ujar Iming Miharja selaku Wakil Rektor ITB di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (9/11/2016).

Iming mengatakan aturan tersebut sama sekali tidak membatasi mahasiswa untuk menuntaskan kegiatan hingga malam hari. Namun diakuinya, mahasiswa masih diperbolehkan untuk melakukan kegiatan hingga malam hari dengan seizin dari petugas keamanan kampus ITB.


(Iming Miharja, Wakil Rektor ITB, MTVN - Roni Kurniawan)

TB pun akan membentuk satuan petugas khusus pengamanan pada malam hari untuk mendampingi mahasiswa yang masih memiliki kegiatan. Nantinya, setiap mahasiswa yang akan melakukan kegiatan hingga malam hari agar mengantongi izin untuk mendapatkan pengamanan dari petugas tersebut.

"Jika ada keperluan keluar kampus pada malam hari itu akan dikawal oleh pengamanan kami. Atau disarankan untuk bermalam di kampus sebelum jam 6 pagi beraktivitas lagi. Karena sebelum jam 6 pagi itu masih rawan di area luar kampus," pungkasnya.

Tiga mahasiswa ITB menjadi korban aksi begal dalam dua pekan terakhir. Pertama menimpa Nur Indah Pratiwi, mahasiswi Program Studi Teknik Lingkungan pada Rabu 19 Oktober silam yang mengakibatkan sepeda motornya raib di kawasan Jalan Cisitu Lama, Kota Bandung sekitar pukul 00.30 WIB.

Kedua yakni menimpa Rizal Aziz Muhammad , mahasiswa Prodi Seni Rupa Fakultas Seni Rupa dan Desain angkatan 2012 di kawasan Jalan Ir Djuanda (Dago) pada Kamis 20 Oktober sekitar pukul 05.00 WIB. Rizal pun mengalami luka pada bagian tangannya usai dihantam benda tajam. Namun pembegal gagal merampas kendaraannya.

Korban ketiga yaitu Rifqi Zaidan Muharei, mahasiswa Prodi Teknik Geodesi yang mengalami luka bacok pada bagian kepalanya dan satu unit kendaraan roda dua dirampas pada Minggu 5 November di belakang kampus ITB persimpangan Jalan Tamansari-Jalan Dayangsumbi.



(RRN)