Selama Hujan, Tak Ada Wabah DBD di Kota Bandung

Roni Kurniawan    •    Rabu, 23 Nov 2016 15:34 WIB
demam berdarah
Selama Hujan, Tak Ada Wabah DBD di Kota Bandung
Seorang anak menjalani perawatan akibat menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau, Rabu (3/2/2016). Foto: Antara/Rony Muharrman

Metrotvnews.com, Bandung: Hujan lebat yang menerjang Kota Bandung, Jawa Barat, tak meningkatkan kasus demam berdarah dengue (DBD). Meski demikian, Dinas Kesehatan Kota Bandung tetap memantau dan mendata warga yang mengidap penyakit ini untuk menghindari terjadinya wabah berskala besar.

"Kalau DBD itu termasuk penyakit yang kita pantau setiap minggu untuk menghindari potensi wabah," kata Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (23/11/2016).

Menurut Ahyani, hujan lebat yang mengguyur Kota Bandung sejak Oktober justru memperkecil kemungkinan berkembangnya wabah DBD. Pasalnya, saat terjadi hujan lebat, jentik-jentik atau bakal nyamuk ikut terbawa derasnya arus air.

"Yang bahaya itu justru kalau hari ini hujan besok enggak. Jadi, ada genangan yang membuat nyamuk berkembang biak," tuturnya.

Ahyani mengatakan jumlah kasus DBD sejak Januari 2016 hingga kini tidak mengalami perubahan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat ada lebih dari 300 kasus DBD yang terjadi sejak Januari. "Masih sama seperti periode tahun lalu," kata dia.

Kasus DBD pada 2016 meningkat pada Mei dan Juni. Sejak hujan lebat terjadi di Kota Bandung, tak ada peningkatan kasus DBD.


(UWA)