Pemprov tak Kuasa Menutup Pabrik Pembuang Limbah ke Citarum

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 25 Jan 2018 16:21 WIB
sungai
Pemprov tak Kuasa Menutup Pabrik Pembuang Limbah ke Citarum
Kondisi aliran Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, dengan sampah bertebaran, Selasa 23 Januari 2018, Medcom.id - Octa

Bandung: Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat menemukan pabrik membuang limbah ke Sungai Citarum. Pemprov telah mengirimkan surat peringatan pada pemilik pabrik, namun pencemaran sungai terus saja terjadi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar Anang Sudarna mengatakan, sudah mengawasi pabrik di pinggir Sungai Citarum. Anang juga meminta pemerintah menutup pabrik tersebut.

"Ada enam di Kabupaten Bandung dan satu di Kabupaten Bandung Barat, kita rekomendasikan ditutup," kata Anang di Bandung, Jabar, Kamis 25 Januari 2018.

Anang mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada pabrik yang membandel. Yang berhak menghukum mereka pemerintah kabupaten dan kota.

Selanjutnya, Anang menegaskan pencemaran limbah di Sungai Citarum sudah dalam taraf cemar berat terlihat dari biota air (ikan) yang tidak bisa hidup di sungai tersebut.

"Kondisinya sudah sangat parah, ikan mana ada yang hidup, paling ikan sapu - sapu. Seperti pemanfaatan Budi daya ikan di Waduk Cirata ternyata setelah kita teliti ikan - ikan ini tidak bisa dikonsumsi oleh masyarakat karena mengandung logam berat," tegasnya.

Anang menjelaskan, pihaknya sempat menelisik Waduk Cirata yang merupakan bagian dari aliran sungai Cirata yang diharapkan masih bisa diberdayakan, namun setelah diteliti lebih dalam ternyata waduk tersebut tercemar juga.

"Seperti laporan dari Basarnas yang bertugas mencari korban perahu yang karam di waduk Cirata kemarin. Dari para penyelam SAR mengatakan, mereka hanya bisa menyelam sampai batas lima meter, sedangkan kebawahnya lagi sudah gelap tidak kelihatan apa - apa disini terlihat bahwa di bawah waduk sudah tercemar zat - zat berbahaya (limbah) dari Industri," pungkasnya.


(RRN)