Polres Indramayu Gerebek Gudang Pemalsu Pupuk

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 02 Nov 2017 19:36 WIB
pemalsuanpupuk subsidi
Polres Indramayu Gerebek Gudang Pemalsu Pupuk
Barang bukti pupuk subsidi yang diubah menjadi pupuk non subsidi. Foto: MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Indramayu: Polres Indramayu menggerebek gudang yang digunakan untuk memalsukan pupuk bersubsidi menjadi pupuk non bersubsidi. Pelaku memindahkan pupuk dengan merek Phonska (pupuk bersubsidi) ke dalam karung dengan merk pupuk Kebomas (tidak bersubsidi).

Kapolres Indramyau, Arif Fajarudin, mengatakan, penggrebekan dilakukan pada Rabu 1 November pukul 20.00 WIB. Gudang padi yang disambangi petugas beralamat di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu.

"Digudang ini, diduga menjadi tempat untuk mengubah pupuk bersubsidi menjadi non subsidi," kata Arif, melalui pesan tertulisnya yang diterima metrotvnews.com, Kamis 2 November 2017.

Pelaku membeli pupuk Phonska dari wilayah Brebes, Jawa Tengah, kemudian dibawa ke Indramayu. Setelah tiba di Indramayu, karung pupuk bersubsidi diganti menjadi karung dengan merk pupuk nonsubsidi. Kemudian pelaku menjualnya dengan harga yang tinggi.

Pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian karena berhasil melarikan diri saat penggerebekan. Namun, polisi berhasil mengamankan DO, 53, warga Brebes yang bertugas sebagai sopir truk pembawa pupuk.

Dalam penggrebekan tersebut juga, polisi mengamankan pupuk bersubsidi sebanyak 800 karung ukuran 50 Kg, 314 karung pupuk merk Phonska yang belum diganti, 486 karung merk Phonska diganti menjadi merk Kebomas.

"Kami juga mengamankan dua unit mesin jahit karung, 100 karung plastik ukuran 50 kg dan satu unit truk,” ujar Arif.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Indramayu.


(SUR)