Proyek Jalan Alternatif Pasteur Bandung

Makam Arsitek Gedung Sate Bandung tak akan Digusur

Roni Kurniawan    •    Jumat, 08 Jan 2016 14:47 WIB
pemakaman
Makam Arsitek Gedung Sate Bandung tak akan Digusur
TPU Kristen Pandu menjadi jalan lintas dari Padjadjaran menuju Pasteur, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Dua makam tokoh bersejarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Pandu, Bandung, Jawa Barat, tak terkena imbas proyek pelebaran jalan alternatif. Posisi kedua makam berada jauh dari area yang dilintasi jalan alternatif.

Kedua makam merupakan tempat peristirahatan terakhir arsitek Gedung Sate Schoemaker dan antropologi asal Yale University, Amerika Serikat, Raimond Kennedy.

"Kedua makam itu aman dari proyek pelebaran jalur," kata Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung, Arief Prasetya, Jumat (8/1/2016).

Semula Diskamtam menyebutkan 600 makam terkena imbas proyek pelebaran jalur alternatif yang menghubungkan Jalan Pandu dengan Jalan Dr Djundjunan (Pasteur). Namun, Arif mengatakan 100 makam lain juga terkena imbas.

"Jadi total 700 makam. Sebab ada pelebaran pintu gerbang masuk ke TPU baik dari arah Jalan Pandu maupun Jalan Djundjunan," ujar Arief.

TPU Kristen Pandu berdiri sejak 1932. Lahannya memiliki luas 11,67 hektare yang menampung 17.648 makam. Sekitar 10 persen dari lahan itu masih dalam kondisi kosong.

Saat ini, jalur alternatif hanya selebar satu meter. Hanya kendaraan roda dua yang dapat melintas. Nantinya, jalur itu diperlebar. Proyek itu rencananya 'membebaskan' lahan selebar 14 meter di sisi kiri dan kanan jalur semula.

Arief mengatakan pemkot menganggarkan dana Rp2 miliar untuk proyek tersebut. Ia menargetkan proyek itu rampung pada Maret 2016. Selain melebarkan jalan, pihaknya juga memindahkan ratusan makam tersebut ke TPU Cikadut.


(RRN)