Baru 1.400 Transportasi Online di Jabar Kantongi Izin

Roni Kurniawan    •    Selasa, 08 May 2018 18:32 WIB
taksi onlinepolemik taksi online
Baru 1.400 Transportasi <i>Online</i> di Jabar Kantongi Izin
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Bandung: Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Barat Andreas Wijanto mengaku masih banyak transportasi berbasis aplikasi online (daring) yang belum mengajukan perizinan untuk beroperasi. Pasalnya, baru 1.400 dari kuota 7.709 unit kendaraan yang telah mengantongi izin.

"Sekarang sudah sekitar 30 badan hukum yang sudah mendapat izin baik PT maupun koperasi dengan jumlah kendaraan 1.400 unit," ujar Andreas di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 8 Mei 2018.

Saat ini Dishub Jabar terus mendorong pemilik transportasi online untuk mengurus perizinan. Operator aplikasi juga telah didorong membantu pemilik kendaraan mengurus perizinan.

"Kita akan terus berproses dan kaitan KIR di Kota Bandung sudah ada 149 unit kendaraan. Ini akan terus dilanjutkan," sambungnya.

Andreas pun mengaku selama ini telah menindak sekitar 150 unit taksi online yang beroperasi tanpa mengantongi izin. Namun Dishub Jabar belum memberikan sanksi tegas.

"Tahap awal masih peringatan setelah yang resmi mungkin ada yang lebih koordinasi dengan pihak kepolisian," ungkapnya.

Ketua Umum Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat, Herman, mengaku telah mendata sekitar 20 ribu taksi online yang beroperasi di Jabar. Bahkan jumlah tersebut dipastikan akan terus meningkat seiring dengan terus dilakukannya perekrutan baru oleh beberapa penyedia layanan taksi online.

"Tentu ini akan sangat membunuh kita para supir angkot. Kalau tidak ditindak, ya pasti akan terus bertambah," tegas Herman.


(SUR)