Polisi Telusuri Motif Pelemparan Bom Molotov

Antonio    •    Kamis, 19 Jul 2018 18:42 WIB
teror bom
Polisi Telusuri Motif Pelemparan Bom Molotov
Kediaman Mardani Ali Sera. (Foto: Antonio)

Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota masih menelusuri motif pelemparan bom molotov ke kediaman Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, Kamis 19 Juli 2018.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, motif terjadinya pelemparan bom molotov ke rumah pria yang menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI itu masih belum diketahui.

Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, tidak pernah ada persoalan antara Mardani dengan lingkungan tempatnya tinggal.

"Tadi sempat saya tanyakan apakah ada persoalan sebelumnya dengan tetangga, apakah ada persoalan sebelumnya ada ancaman, bahkan sebelumnya apakah pernah ada kejadian dicuri. Ini tidak ada," kata dia di Bekasi.
 
Pihaknya masih menggali informasi untuk mengetahui motif pelemparan bom molotov itu. "Tapi saya pikir nanti secara detail anggota di lapangan akan menggali informasi itu, dan mungkin nanti pada saat Pak Mardani datang akan jauh lebih komprehensif," ujarnya.

Hingga saat ini Indarto, polisi sudah memerikasa empat orang saksi peristiwa pelemparan bom molotov itu. Tiga orang saksi berasal dari keluarga sementara satu orang lainnya petugas keamanan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari TKP yakni pecahan kaca diduga dari bom molotov dan satu botol utuh diduga bom molotov. 

"Ditemukan di semak-semak lokasi pelemparan," ujarnya.

Rumah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera diduga dilempar dua bom molotov. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat bom molotov tersebut.



(ALB)