Plt Wali Kota Bogor Diperiksa soal Dugaan Pelanggaran Etika

Rizky Dewantara    •    Selasa, 19 Jun 2018 17:35 WIB
pilkada serentak
Plt Wali Kota Bogor Diperiksa soal Dugaan Pelanggaran Etika
Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Medcom.id - Rizky Dewantara

Bogor: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bogor Usmar Hariman memenuhi pemanggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Jawa Barat, terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh dirinya sebagai pejabat publik.

"Ada 25 pertanyaan dilontarkan oleh tim penyidik dari panwaslu Kota Bogor," akunya saat ditemui di kantor Panwaslu Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa 19 Juni 2018.

Lebih lanjut, dirinya tidak menjelaskan secara rinci dari 25 pertanyaan apa aja yang ditanyakan oleh tim penyidik dari Panwaslu Kota Bogor.

"Subtansinya silakan ditanyakan ke penyidik. Yang jelas saya siap dipanggil kembali oleh panwaslu dalam kasus ini," ungkap Usmar.

Usmar juga menuturkan terkait rekaman yang sudah tersebar tersebut, saat itu kondisinya informal dan lesehan, tidak ada maksud lain dalam percakapan bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-kota Bogor pada Senin, 11Juni 2018 lalu.

"Tidak ada maksud tendesius ke calon manapun saat pertemuan bersama LPM se-kota Bogor," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, adanya  rekaman suara yang diduga Usmar Hariman dalam pertemuan dengan Lembaga Pemberdayaan Masyrakat (LPM) se-Kota Bogor di sebuah hotel mewah, pada Senin, 11 Juni 2018. Acara yang bertajuk ‘Buka Puasa bersama Asosiasi LPM  dengan Plt Walikota Bogor’ itu dimanfaatkan Usmar untuk berkampanye.

Usmar terdengar mengajak, mengarahkan dan memihak kepada salah satu paslon. Sesekali dirinya juga menjatuhkan pasangan lain.

Dalam rekaman suara berdurasi 14 menit itu, Usmar berbicara seputar menjaga kondusivitas selama Pilkada denga menganut asas Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, rahasia serta Jujur dan Adil) pada menit-menit awal rekaman. Memasuki menit ketujuh, Usmar mulai terdengar berpihak kepada salah satu paslon.  

"Dari empat pilihan pasangan (calon) yang ada, kita tidak mungkin memilih wali kotanya dua. Pasti kita pilih satu. Wali Kota dimana-mana juga satu, wakil juga satu. Enggak ada wali kota tiga," ungkap Usmar dalam rekaman suara itu.

Baca: Plt Wali Kota Bogor Dilaporkan ke Panwaslu

Pernyataan dari Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman membuat Ketua DPD Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Kota Bogor Raditya Mahesa bereaksi menanggapi rekaman tersebut. BM PAN Kota Bogor melaporkan Usmar Hariman ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor pada Selasa, 12 Juni 2018, malam. 











(RRN)