Polres Karawang Siapkan Ahli Bahasa Analisa Video Kampanye Hitam

Cikwan Suwandi    •    Rabu, 27 Feb 2019 19:30 WIB
kampanyepelanggaran kampanyepilegpilpres 2019pemilu serentak 2019
Polres Karawang Siapkan Ahli Bahasa Analisa Video Kampanye Hitam
Ilustrasi/Medcom.id.

Karawang: Polres Karawang bakal mendatangkan tim ahli bahasa sunda untuk mengkaji bahasa dalam video dugaan ujaran kebencian terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Karena memang dalam video ini menggunakan bahasa sunda, kita akan mendatangkan saksi ahlinya. Untuk menerjemahkan," kata Kapolres Karawang AKB Nuredy Irwansyah Putra kepada wartawan, Rabu 27 

Selain saksi ahli bahasa sunda, pihak kepolisian juga akan mendatangkan tim ahli pidana dan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kemudian juga adalah ahli pidana dan lainnya. Karena kita menggunakan undang-undang ITE akan mendatangkan ahli ITE," ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi terhadap sejumlah universitas untuk mendapatkan saksi-saksi ahli.

"Kita masih mencari. Lagi dikomunikasikan kepada pihak yang mempunyai keilmuan. Tentunya dengan mengajak kerja sama pihak-pihak universitas," sambungnya.

Sementara itu, ketika ditanyai kemungkinan adanya aktor intelektual dalam kasus itu, pihak kepolisian mengaku masih mendalami hal tersebut.

"Masih dalam tahap penyidikan," ujarnya.

Nuredy  menegaskan, atas kasus tersebut tiga mak-mak terancam hukuman 10 tahun penjara.

Mereka akan dijerat dengan pasal alternatif yaitu Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 a ayat 2, Pasal 14 atau Pasal 15 UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Pasti ada pendampingan hukum karena ancaman 10 tahun. Jika tidak mampu, maka penyidik wajib menyediakan kuasa hukum," kata Nuredy.


(ALB)