16 Truk Sampah DKI Tak Boleh Masuk Bekasi

Antonio    •    Rabu, 17 Oct 2018 19:40 WIB
sampah jakartatruk sampah
16 Truk Sampah DKI Tak Boleh Masuk Bekasi
Ilustrasi truk sampah antre untuk menurunkan sampah di area Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/7). ANTARA FOTO/Risky Andrianto.

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan Kota Bekasi menghentikan belasan truk sampah DKI Jakarta yang melintas di Gerbang Tol Bekasi Barat, Rabu 17 Oktober 2018. Hal itu disebabkan lantaran Pemprov DKI Jakarta tidak memenuhi kewajiban pada Perjanjian Kerjasama.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya memeriksa kelengkapan truk sampah DKI Jakarta yang melintas di Kota Bekasi.

"Kemudian juga kita kan antara Pemprov DKI dengan Bekasi itu ada perjanjian kerjasama, perjanjian kerjasama kemitraan lah yah antara DKI dengan Bekasi. Cuma, dari perjanjian itu kan ada hak dan kewajiban-kewajiban dari DKI yang memang tidak dilaksanakan tidak dipenuhi. Nah itu kita dalam rangka mengevaluasi perjanjian kerjasama itu juga gitu loh," kata Yayan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 17 Oktober 2018.

Yayan menjelaskan, beberapa kewajiban Pemprov DKI Jakarta yang tidak dipenuhi di antaranya, truk sampah tidak tertutup saat mengangkut. Kendaraan atau truk tidak dilengkapi dengan surat atau dokumen.

"Kenyataannya kan tidak dilakukan. Kemudian tadi kendaraan kan tidak dilengkapi surat-surat. misalnya KIR, itukan salah. Menyangkut keselamatan lalulintas," jelas Yayan.

Saat ini 16 mobil truk tersebut ditahan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Kendaraan itu diparkir di Hutan Kota Bekasi, Kayuringin, Bekasi Barat.

Pihaknya masih mempertimbangkan untuk mengembalikkan atau tidak kendaraan tersebut. "Ya nanti masih kita evaluasi," jelas Yayan.


(DEN)