Pemilihan Wali Kota Bandung

Mulai dari Kader, Presenter, hingga Pengusaha Daftar ke PDIP Bandung

Roni Kurniawan    •    Rabu, 07 Jun 2017 12:27 WIB
pilkada 2018
Mulai dari Kader, Presenter, hingga Pengusaha Daftar ke PDIP Bandung
Presenter kondang Muhammad Farhan (kemeja putih) saat menyerahkan persyaratan untuk daftar penjaringan bakal calon Wali Kota Bandung periode 2018-2023 ke DPC PDIP Kota Bandung, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: PDI Perjuangan menutup pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota Bandung, Jawa Barat. Hingga Selasa 6 Juni 2018, sebanyak tujuh orang mendaftar ke DPC PDI Perjuangan sebagai calon wali kota Bandung.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bandung Isa Subagja mengatakan tiga pendaftar merupakan kader partai. Sementara empat lainnya bukan berasal dari kader PDI Perjuangan.

Adapun tujuh nama itu yaitu:
1. Aris Supriatna, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung
2. Gatot Tjahyono, anggota DPRD Jabar dari PDI Perjuangan
3. Ayi Viananda, mantan Wakil Wali Kota Bandung, kader PDI Perjuangan
4. M Farhan, presenter
5. M Safari Zaelani, Ketua LSM Barisan Muda Peduli Rakyat
6. Deni Triatna, pengusaha
7. M Ariodillah, sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

"Yang terakhir tadi mendaftar adalah Farhan. Enggak ada lagi yang mendaftar sampai tutup tadi," kata Isa kepada Metrotvnews.com di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kota Bandung, Selasa 6 Juni 2017.

Baca: Farhan Siap jadi Kader PDIP

Selanjutnya, DPC akan memverifikasi data dan kelengkapan administrasi masing-masing pendaftar. Menurut Isa, proses verifikasi membutuhkan waktu lama.

Selanjutkan DPC Kota Bandung akan melalukan verifikasi data terkait kelengkapan administrasi sebagai persyaratan untuk maju menjadi bakal calon Wali Kota Bandung. 

"Selanjutnya kita menyerahkan semua berkas ke tingkat DPD Jawa Barat," tutur Isa.

Isa mengatakan, pihaknya hanya sebatas membuka pendaftaran untuk penjaringan bakal calon Wali Kota Bandung. Pasalnya, keputusan mengenai siapa yang akan diusung oleh PDIP untuk Pilwalkot 2018 nanti ada di tangan DPP.

"Tetap nanti yang memutuskan DPP. Kita hanya menjaring dan menyerahkan data-datanya. Lalu nanti DPP memutuskan dan kita langsung mendaftarkan ke KPU pada waktunya," pungkas Isa.

PDI Perjuangan merupakan partai satu-satunya yang bisa mengusung sendiri untuk calon Wali Kota Bandung. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih tersebut memiliki 12 kursi di legislatif. Sementara syarat untuk mencalonkan harus mengantongi 10 kursi di legislatif Kota Bandung.



(RRN)