Ormas Dilarang Sweeping Saat Perayaan Natal

Roni Kurniawan    •    Jumat, 22 Dec 2017 17:34 WIB
natal dan tahun baru
Ormas Dilarang <i>Sweeping</i> Saat Perayaan Natal
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo (kiri) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan).

Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melarang organisasi masyarakat (ormas) melakukan aksi sweeping saat perayaan Natal. Bahkan Emil meminta pihak keamanan untuk menjaga setiap gereja agar umat kristiani bisa menjalankan perayaan Natal dengan khidmat.

"Sesuai perintah dari Pak Kapolri, enggak boleh ada sweeping dari siapapun yang tidak ada kewenangan karena itu tugas (keamanan)," kata Emil usai pimpin apel pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat 22 Desember 2017.

Emil mengatakan, perayaan Natal setiap tahunnya selama aman dan nyaman. Hal itu atas kerjasama Pemkot Bandung dengan pihak kemanan Polri dan TNI yang sigap memberikan keamanan dan kenyamanan bagi umat nasrani.

"Kalau ada hal-hal yang misalnya punya rasa curiga, masyarakat sampaikan ke kami. Jangan lakukan tindakan sendiri. Gunakan negara senagai instrumen untuk menyelesaikan," tutur Emil.

Sementara itu, Emil yakin pengamanan dari Polri dan TNI telah berusaha maksimal dengan mengerahkan anggota untuk berjaga-jaga. Hal itu, lanjut Emil, akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat nasrani saat melaksanakan ibadah.

"Kepolisian sudah melakukan upaya persiapan pengamanan ibadah Natal. Jadi bagi mereka yang merayakan jangan khawatir, laksanakan kegiatan dengan tenang, Insyaallah ada upaya maksimal untuk menjaga kondusifitas keamanan," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengaku untuk menjamin pihak keamanan mengerahkan 2.100 personil dari berbagai pihak. Hendro pun menjamin perayaan Natal di Kota Bandung akan berjalan dengan aman dan nyaman.

"Terdiri dari 400 personel tni 1100 polres 300 polda dan 110 instansi terkait yang ikut bantu Pam," ucap Hendro.


(ALB)