Pengamat Sebut DPP Golkar Belum Yakin pada Dedi Mulyadi

Jaenal Mutakin    •    Jumat, 06 Oct 2017 10:34 WIB
pilgub jabar 2018
Pengamat Sebut DPP Golkar Belum Yakin pada Dedi Mulyadi
Pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Asep Warlan -- MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Bandung: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum memberikan rekomendasi kepada Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018. Hal ini kemungkinan karena DPP Golkar belum yakin terhadap sosok Bupati Purwakarta tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Asep Warlan mengatakan, ketidakyakinan tersebut terlihat saat DPP Golkar mewacanakan melakukan simulasi beberapa pasangan cagub-cawagub Jabar. Langkah ini sejatinya untuk mengetahui sejauh mana ketertarikan partai lain bekerjasama dengan Golkar.

"Saat muncul Ridwan Kamil dipasangkan dengan Daniel Muttaqin atau Dedi Mulyadi dengan Aceng Fikri, Golkar melihat apakah ada partai lain yang responsif. Saya kira, sejauh ini Dedi Mulyadi memang belum teruji dalam menggaet mitra untuk berkoalisi," kata Asep di Bandung, Jawa Barat, Jumat 6 Oktober 2017.

Asep memprediksi, sikap DPP Partai Golkar adalah untuk menguji loyalitas para kadernya. Munculnya dorongan dari beberapa kader Golkar Jabar agar pelaku pembuat SK bodong pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqin harus dipidanakan, seruan 'Save Partai Golkar', bendera Golkar setengah tiang, aksi kumpul uang koin untuk DPP Golkar, menurutnya malah menjadi pertanyaan bagi DPP Golkar.

"Apakah isu-isu itu bisa dijadikan tanda sebagai bentuk loyalitas kepada partai? Tapi, bisa jadi Dedi Mulyadi sebagai loyalitas murni," tutupnya.


(NIN)