Menghindari Ganjil Genap Tol Cikampek

Dishub Bekasi Menyarankan Pengendara Melalui GT Jatiasih

Antonio    •    Jumat, 09 Mar 2018 07:00 WIB
tol cikampek
Dishub Bekasi Menyarankan Pengendara Melalui GT Jatiasih
Kendaraan melintasi ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (26/3/2017). Foto: Antara/Risky Andrianto

Bekasi: Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengimbau warga Kemang Pratama, Rawalumbu, Perumahan Galaxy, Bekasi Selatan, Jawa Barat, yang tetap ingin berkendara menuju Jakarta dengan menggunakan mobil namun bisa melanggar kebijakan ganjil-genap untuk melewati Gerbang Tol Jatiasih.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya mengimbau agar tidak terjadi penumpukan di jalur arteri kalimalang.

“Ada satu jalan yang bisa kita lalui, yaitu Jalan Jatiasih. Nah makanya kita mengharapkan kepada warga Kemang pratama, warga Perumahan Galaxy, dorong untuk menggunakan Jalan Jatiasih. Itu mungkin lebih cocok, karena dari situ dekat lah,” kata Yayan di Bekasi, Kamis 9 Maret 2018.

 Jika pengendara angkutan pribadi melewati Gerbang Tol Bekasi Barat I dan II serta Gerbang Tol Bekasi Timur, maka akan diarahkan untuk menggunakan angkutan massal yang telah disediakan pemerintah, Bus Premium Trans Jabodetabek.

Tapi, apabila pengendara tetap ingin menggunakan angkutan pribadinya, maka pengendara akan dialihkan ke jalur arteri kalimalang. 

“Kita antisipasi, mereka dilewatkan ke jalur arteri. Ada beberapa jalur arteri, yang pertama Jalan KH Noer Alie diharapkan melewati jalan Tol Becak Kayu. Langsung tembus ke Pondok Kelapa. 

Namun kata dia, bila menggunakna jalan arteri sedangkan ada pembangunan Tol Becakayu maka akan menjadi kendala baru. Pengendara juga akan dialihkan melalui Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung untuk ke arah Pulogadung. 

“Ada juga Tol Bintara. Di Bintara tol tidak ditutup, mungkin kalau masuk tol, ya di Bintara,” ucapnya.



(LDS)