Nasib Ribuan Pelabuhan Ilegal Dibahas Kamis

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 20 Mar 2018 13:26 WIB
kemaritiman
Nasib Ribuan Pelabuhan Ilegal Dibahas Kamis
Nelayan beraktivitas di dekat tongkang bermuatan kayu saat melintas di kawasan Pelabuhan Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi. Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Cirebon: Pemerintah serius untuk menutup pelabuhan ilegal yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Kementerian Koordinator Kemaritiman akan menggelar rapat dengan instansi terkait penutupan pelabuhan ilegal pada Kamis, 22 Maret 2018, di Jakarta.
 
"Sehingga jangan sampai terjadi konflik nantinya," kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemaritiman Kementerian Koordinator Kemaritiman Agung Kuswandono, di Cirebon, Selasa, 20 Maret 2018.

Dia mengatakan pelabuhan ilegal tersebut jumlahnya mencapai ribuan. Pelabuhan ini tersebar di seluruh Indonesia dengan wilayah Sumatera menjadi salah satu paling banyak ditemukan pelabuhan ilegal.

Pelabuhan 'haram' tersebut tersebar sepanjang pantai barat Sumatera yang berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Pelabuhan yang kerap digunakan sebagai jalantikus ini memungkinkan kapal-kapal berlabuh di bawah rumah warga yang ukurannya tinggi.

Menurut Agung pelabuhan-pelabuhan Ilegal merupakan buatan masyarakat dan segera ditutup. Dikhawatirkan pelabuhan tikus ini menjadi lalu lintas perbuatan melanggar hukum, misalnya penyelundupan narkoba, senjata, dan juga tenaga kerja ilegal.
 


(SUR)