Imigrasi Bandara Soetta Deportasi Enam WNA

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 12 Dec 2018 18:02 WIB
deportasi
Imigrasi Bandara Soetta Deportasi Enam WNA
Imigrasi Kelas I khusus Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan deportasi terhadap enam warga negara asing (WNA), Rabu, 12 Desember 2018. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Imigrasi Kelas I khusus Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan deportasi terhadap enam warga negara asing (WNA). Keenam WNA tersebut, lima di antaranya berasal dari Nigeria dengan inisial ECE, 22, SA, 20, RA, 24, FA, 23, dan F, 23, serta seorang warga negara Benin berinisial HH, 38.

"Mereka dideportasi karena kedapatan menggunakan paspor palsu Ghana dan over stayer tinggal di Indonesia. Kami kerja terus fokus, apalagi menghadapi Natal dan Tahun baru 2019," kata Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kelas I khusus Bandara Soetta, Arvin Gumilang di Bandara Soetta, Kota Tangerang, Banten, Rabu, 12 Desember 2018.

Dari keenam WNA tersebut, Arvin menjelaskan, tiga di antaranya diamankan petugas Imigrasi sesaat setelah tiba di Bandara Soetta pada 10 November 2018.

"Satu orang WN Nigeria diamankan di Bandara Soetta tanggal 21 September 2018, karena penyalahgunaan ijin tinggal, datang menggunakan ijin tinggal kunjungan, tetapi bekerja," jelas Arvin. 

Sebelum dideportasi, lanjutnya, warga negara tersebut ditahan selama kurang lebih satu bulan di ruang detensi Imigrasi Bandara Soetta. Hal yang sama juga dilakukan terhadap warga negara Benin, yang dideportasi lantaran overstayer di Indonesia selama enam hari. 

Arvin menambahkan, sementara satu orang warga negara Nigeria dikembalikan ke ruang detensi kantor Imigrasi Bandara Soetta menunggu kepulangan pada Januari 2019.

"Satu WN Nigeria akan dipulangkan pada bulan Januari karena tiketnya siap di bulan Januari. Mereka dideportasi menggunakan Ethiopian Airlines. Seluruh tiket kepulangan ditanggung oleh pihak kedutaan negara masing-masing. Selain dideportasi, mereka juga dimasukkan ke dalam daftar cekal," pungkas Arvin.


(DEN)