Bekasi Akan Larang Penggunaan Kantong Plastik

Antonio    •    Selasa, 11 Dec 2018 20:37 WIB
Larangan Sampah Plastik
Bekasi Akan Larang Penggunaan Kantong Plastik
Ilustrasi kantong plastik, Medcom.id - M Rizal

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan melarang warganya menggunakan kantong plastik saat berbelanja di toko ritel. Larangan itu diperkuat dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi Nomor 21 tahun 2016 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan akan menerapkan larangan itu pada 2019. Lantaran itu, ia berkomunikasi dengan pengusaha ritel untuk menerapkan peraturan tersebut.

"Sosialisasi dan penyusunan stategi juga dilaksanakan. Mudah-mudahan Januari 2019 kita mulai," kata Jumhana di Bekasi, Selasa 11 Desember 2018.

Pihaknya masih melakukan sosialisasi terkait dengan rencana tersebut. Selain itu, Pemkot Bekasi juga melakukan komunikasi secara berkala dengan perusahaan ritel.

"Biar nanti ada manajemen strategi. Tidak mungkin tiba-tiba orang belanja di retail enggak dikasih plastik. Kan nanti masyarakat bingung," ujarnya.

Di Kota Bekasi, sebanyak 200 perusahaan retail beroperasi. Sementara jumlah sampah di Bekasi mencapai 1.900 ton per hari.

Pada Perwal Nomor 21 tahun 2016 itu juga diatur tentang insentif dan disinsentif. Walikota berwenang menetapkan peraturan insentif kepada produsen, pelaku usaha dan penyedia sebagai penyedia kantong plastik atas kepatuhan atau terhadap ketentuan dalam Peraturan Walikota ini.
 
Bentuk pemberian insentif itu dapat berupa pengurangan, keringanan, atau pembebasan retribusi daerah. Kemudian, kemudahan dalam pengurusan dan penerbitan perizinan yang berkaitan 
dengan pelestarian lingkungan dan/atau pemberian penghargaan.

Wali Kota juga berwenang menetapkan pemberian disinsentif kepada produsen, pelaku usaha dan penyedia yang melanggar ketentuan dalam peraturan. Bentuk pemberian disinsentif dapat berupa teguran yang dipublikasi negatif di media massa.


(RRN)