Ridwan Kamil Desak Dewan Tuntaskan Tiga Raperda

Roni Kurniawan    •    Jumat, 09 Nov 2018 15:37 WIB
pemerintah daerah
Ridwan Kamil Desak Dewan Tuntaskan Tiga Raperda
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan

Bandung: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan dalam program 100 hari kerja bisa merampungkan tiga peraturan daerah (Raperda). Emil, sapaannya, mendesak DPRD Provinsi Jabar untuk segera membereskan tiga Raperda hingga Desember 2018 nanti.

Tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang dalam pembahasan dan didesak bisa selesai pada Desember 2018 adalah Raperda tentang Pajak Kendaraan, Raperda Tata Ruang, dan Raperda tentang Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP).

"Masih ada beberapa masalah di akhir tahun. Ada revisi juga. Tapi, kalau bisa selesai Desember ini (selesai)," kata Emil usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat 9 November 2018.


Dia tidak ingin tiga raperda selesai Januari. Sebab, aturan tersebut tak bisa dipakai untuk patokan tahun berikutnya. Pemprov Jabar berusaha meningkatkan komunikasi dengan dewan agar aturan selesai sebelum batas tayang.

"Sementara ajuan dan audensi, terus kita lakukan secara intens," kata dia.

Raperda tentang Pajak Kendaraan sedang dalam tahap revisi. Dalam raperda itu, lanjut Emil, dibutuhkan poin-poin yang bisa menjadi pendapatan kas daerah terutama dalam pajak pembelian kendaraan baru.

"Raperda Pajak kendaraan ini akan dibahas lagi. Masih ada revisi. Nanti, pajaknya sebesar 20 persen sesuai aturan nasional. Tapi pajak ini hanya untuk kendaraan baru atau pembeli mobil baru pertama saja," urainya.

Selain itu rapaerda lain yang dipandang krusial yakni raperda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jabar. Raperda RTRW itu masih belum masuk poin-poin yang membahas mengenai Program Strategis Nasional (PSN) diantaranya pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta Bandung.

"Raperda soal Tata Ruang juga masih banyak program strategi nasional yang belum terinput. Kalau ini gak selesai juga, kedepannya akan jadi masalah. Salah satunya proyek kereta api cepat," bebernya.

Emil pun berharap, DPRR Jabar bisa menyelesaikan tiga raperda pada Desember 2018. Pasalnya Emil ingin seluruh rencana pembangunan bisa berjalan lancar.


(SUR)