BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspada Longsor

Antara    •    Senin, 07 Jan 2019 12:47 WIB
tanah longsor
BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspada Longsor
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Lebak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengingatkan masyarakat di daerahnya mewaspadai bencana longsor khususnya di permukiman yang lokasinya di pegunungan.

"Kita berharap warga meningkatkan waspada longsor sehubungan memasuki musim hujan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi seperti dilansir Antara, Senin, 7 Januari 2019.

Kaprawi menjelaskan, kewaspadaan bencana alam sangat penting karena wilayah Kabupaten Lebak masuk kategori daerah rawan longsor mengingat lokasinya berada di perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai.

Bahkan, kata dia, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana longsor mencapai ribuan kepala keluarga. Karena itu, BPBD meminta warga yang tinggal di daerah rawan longsor
agar meningkatkan kewaspadaan terutama jika curah hujan tinggi.          

"Kami dua hari lalu menerima laporan tiga rumah warga Cijengkol, Kecamatan Cilograng mengalami kerusakan akibat diterjang longsoran tanah, namun tidak menimbulkan korban jiwa," jelas Kaprawi.

Kaprawi menjelaskan, saat ini, daerah yang masuk kategori rawan longsor tercatat 15 kecamatan, yakni Kecamatan Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Cilograng, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, Panggarangan, Cihara, Bayah, Cikulur, Rangkasbitung dan Cigemblong, sebab, di daerah itu tofografinya perbukitan, pegunungan dan aliran sungai.

Biasanya, kata dia, bencana longsor terjadi karena curah hujan tinggi yang mengakibatkan adanya pergerakan tanah, terutama dataran tinggi maupun pegunungan.

Selain itu, kata dia, daerah aliran sungai (DAS) berpotensi longsor jika terjadi luapan air. "Kami minta warga waspada jika hujan tinggi karena khawatir terjadi longsor," pungkas Kaprawi.


(DEN)