Mangkir Upacara, Pemkot Bandung bakal Potong Tunjangan ASN

Roni Kurniawan    •    Senin, 21 May 2018 13:35 WIB
Hardiknas 2018
Mangkir Upacara, Pemkot Bandung bakal Potong Tunjangan ASN
Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Bandung tengah mengikuti kegiatan upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 21 Mei 2018.

Bandung: Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhammad Solihin akan menindak tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mengikuti kegiatan upacara dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 21 Mei 2018. Bahkan Solihin mengancam akan memotong tunjangan kinerja daerah (TKD) jika terbutki mangkir dari upacara.

"Kita akan tidak tegas, tapi tidak akan kita kejar-kejar. Jika buktinya ada, maka akan langsung dilakukan pemotongan TKD pada setiap penerimaan honor," kata Solihin di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin 21 Mei 2018.

Berdasarkan pantauan Medcom.id, terdapat sejumlah ASN di lingkup Pemkot Bandung yang tidak mengikuti kegiatan upacara meski telah berlangsung pada Senin pagi. Bahkan para ASN itu bersantai dan mengobrol di beberapa sudut Pemkot Bandung salah satunya di area parkir kendaraan roda dua.

"Dari pada kita capek kejar-kejaran terus, lebih baik nantinya kita foto dan diserahkan ke Badan Kepegawaian. Nanti pas terima honor, kita potong langsung TKDnya sambil memperlihatkan bukti mereka mangkir dark upacara," sambungnya.

Hal itu pun berlaku diakui Solihin berlaku bagi kegiatan upacara rutin setiap hari Senin. Solihin menginginkan, para ASN memiliki jiwa disiplin meski tak terpantau langsung oleh atasan masing-masing instansi.

"ASN ini kan jadi contoh atau panutan masyarakat. Jadi harus disiplin, harus menaati semua aturan yang ada jangan memberikan contoh yang baik," tuturnya.

Solihin pun saat ini masih menunggu laporan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait adanya ASN yang mangkir dari kegiatan uparaca. Nantinya, setiap pelaksanaan upacara, seluruh ruas di area Pemkot Bandung akan disisir oleh petugas dari Satpol PP untuk ditindak.

"Nanti akan ada petugas yang memantau dan memotret ASN yang mangkir. Ini supaya mereka jera dan kembali disiplin," pungkasnya.


(ALB)