Peter Kasenda Konsisten Menulis tentang Soekarno

Antonio    •    Selasa, 11 Sep 2018 13:47 WIB
obituari
Peter Kasenda Konsisten Menulis tentang Soekarno
Jenazah sejarawan Peter Kasenda disemayamkan di rumah duka RS Elisabeth, Kota Bekasi, Jawa Barat. Medcom.id/Antonio

Bekasi: Sejarawan dan penulis Peter Kasenda meninggal pada usia 61 tahun. Dia konsisten menulis buku tentang sejarah, khususnya tentang Presiden ke-1 RI Soekarno sejak masa orde baru sampai saat ini.

Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Andi Junianto Barus mengatakan, Peter merupakan guru kader GMNI. Ia kerap hadir sebagai pemateri dalam kegiatan GMNI. Selain itu, kata dia, Peter juga orang yang konsisten dalam membongkar kebenaran sejarah di masa lalu, khususnya tentang Soekarno.

"Dia juga ya menulis, konsisten dengan jalan pemikiranya menulis buku tentang sejarah. Yang paling penting menurut kita di GMNI, dia berani dari era 80-an zaman orde baru waktu itu, masa-masa desukarnoisasi, dia sudah berani menulis tentang Soekarno, sampai sekarang," kata dia di Bekasi, Selasa, 11 September 2018.

Baca: Sejarawan Peter Kasenda Tutup Usia

Menurut Andi, Peter idola masyarakat intelektual kaum nasionalis. Karena buku-buku yang ditulis oleh Peter banyak dibaca. GMNI merasa kehilangan dengan kepergian Peter Kasenda.

"Kami pikir bukan cuma teman-teman GMNI yang membaca, tapi hampir semua anak-anak mahasiswa yang memang dia itu punya keberpihakan kepada rakyat, bangsa dan negara, kalau mau berjuang pasti baca bukunya beliau," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jenazah Peter disemayamkan di rumah duka RS Elisabeth, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah karangan bunga tampak memenuhi rumah duka. Keluarga dan kerabat tampak datang untuk melayat.

Sejarawan Peter Kasenda tutup usia di kediamannya di Perumahan Jatikramat Indah Sari Gaperi, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin 10 September 2018. Sehari sebelumnya, Peter sempat menerima barang kiriman yang diantarkan pihak keamanan.


(SUR)