Jalan Sisi Selatan Kalimalang Bakal Diperlebar

Antara    •    Jumat, 04 May 2018 19:42 WIB
tol becakayu
Jalan Sisi Selatan Kalimalang Bakal Diperlebar
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). (ANT/Hafidz Mubarak A)

Bekasi: Jalan sisi selatan Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, yakni Jalan KH Noer Alie, Kalimalang, bakal diperlebar untuk mengurai kemacetan di sekitar Simpang Galaxy, Bekasi. Pelebaran jalan dilakukan oleh kontraktor pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). 

"Mereka (kontraktor) ada sisa waktu empat bulan lagi untuk merealisasikan pelebaran Jalan Sisi Selatan Kalimalang. Artinya paling lambat Agustus 2018 sudah tidak ada lagi penyempitan di sana," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Johan Budi Gunawan di Bekasi, Jumat 4 Mei 2018.

Dia mengungkapkan badan jalan tersebut kini menyempit tepat di samping Gerbang Tol Becakayu di simpang Galaxy yang lebarnya hanya sekitar 6 meter.

Penyempitan jalan menghambat laju kendaraan dari arah Perumahan Galaxy menuju Cawang. Serta arus kendaraan dari arah Jalan Ahmad Yani menuju Cawang.

Pendataan yang dilakukan Dishub Kota Bekasi menunjukkan di simpang Galaxy ada sekitar 8.026 unit kendaraan di simpul tersebut pada jam sibuk. Dengan rincian, kendaraan dari Galaxy menuju Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi sebanyak 1.176 unit, Galaxy menuju Jakarta 2.838 unit, dan Jalan Ahmad Yani menuju Jakarta 4.012 unit.

Ribuan kendaraan tersebut membentuk simpul kemacetan di Simpang Galaxy akibat penyempitan badan jalan serta pembangunan lanjutan Tol Becakayu.

Selain itu, bahu jalan juga dimanfaatkan oleh banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang 300 meter.

"Saat ini sedang dilakukan upaya pembebasan lahan di lokasi penyempitan tersebut oleh kontraktor," ujarnya.

Sementara itu, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku kontraktor Becakayu akan menambah lebar badan jalan sekitar empat meter. Sehingga total lebar badan jalan nantinya mencapai 10 meter.

Untuk persoalan PKL, kata dia, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera ditertibkan

"Kita koordinasi dulu dengan Satpol PP, sebab penertiban PKL ini ranahnya mereka," kata dia.


(LDS)