Pengendara tak Kenakan Helm, Pelanggaran Paling Banyak Terekam CCTV

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 26 Oct 2017 18:06 WIB
tilang elektronik
Pengendara tak Kenakan Helm, Pelanggaran Paling Banyak Terekam CCTV
Petugas di ruang kontrol tilang terkoneksi dengan kamera CCTV di Bandung, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Bandung, Jawa Barat, memberlakukan tilang elektronik atau e-tilang yang terkoneksi dengan kamera pemantau CCTV di jalan raya. Pelanggaran paling banyak terekam yaitu pengendara tak mengenakan helm dan spion.

Kasat Lantas Polrestabes BandungAKBP Mariyono mengatakan e-tilang berlaku mulai 11 Oktober 2017. Penindakan disesuaikan dengan rekaman kamera CCTV yang dipasang di beberapa lokasi di Bandung. 

"Evaluasi saya, sejak ada e-tilang, pengguna jalan dan pengendara jadi lebih tertib. Pengawasan melalui kamera memunculkan rasa disiplin lebih tinggi," ujar Mariyono di Bandung, Kamis 26 Oktober 2017.

Mariyono menyebutkan dua cara penindakan tilang. Pertama yaitu kamera merekam pelanggar lalu lintas. Polisi akan mengambil gambar tindakan pelanggaran itu.

"Kemudian kami share ke petugas yang berada di lapangan untuk melakukan penindakan. Biasanya untuk pengendara yang tak memakai helm dan spion," lanjut Mariyono.

Cara kedua yaitu polisi berkoordinasi dengan Samsat Bandung untuk menemukan biodata kendaraan. 

"Setelah kita mengetahui kendaraan tersebut melalui rekaman CCTV kita minta biodata kendaraan dan pemilik kendaraan tersebut, setelah itu ada petugas yang datang untuk melayangkan surat tilang, ini sudah kita lakukan," pungkasnya.

Mariyono berharap, masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas dan memenuhi berkas - berkas kepemilikan kendaraan. Sehingga tertib pengendara motor maupun mobil tercipta di Kota Bandung.

"Bandung itu kan barometer Jabar, jadi mari kita tingkatkan tertib berlalu lintas," tandasnya.

Adapun titik - titik yang sudah terpasang pada rambu - rambu lalu lintas, berada di wilayah penegakan dan ketertiban Lalulintas Kota Bandung yaitu sebagai berikut :

1. Jl. Cihampelas Ciumbuleuit
2. Jl. Djuanda Dipatiukur
3. Jl. Abdurahman Saleh - Pajajaran
4. Jl. Jamika - Jl. Pasirkoja 
5. Jl. Pajajaran - Jl. Pasir Kaliki 
6. Jl. Djuanda - Jl. Aceh 
7. Jl. Astana Anyar - Jl. Cibadak
8. Jl. Astana Anyar - Jl. Pagarsih
9. Jl. Pasir Koja - Jl. Astana Anyar
10. Jl. Pungkur - Jl. Otista 
11. Jl. Otista - Jl. Ibu Inggit Garnasih
12. Jl. Moch Toha - Jl. Ibu Inggit Garnasih
13. Jl. Pungkur - Jl. Inggit Garnasih
14. Jl. Dalem kaum - Jl. Lengkong besar
15. Jl. Terusan pasir Koja - Jl. Peta 
16. Jl. Peta - Jl. Kopo 
17. Jl. Peta - Jl. Leuwi panjang
18. Jl. Peta - Jl. Otista
19. Jl. Moch Toha - Jl. BKR 
20. Jl. BKR - Jl. Ramdhan
21. Jl. BKR - Jl. Sriwijaya
22. Jl. Pelajar pejuang - Jl. Buah batu
23. Jl. Pelajar pejuang - Jl. Lodaya
24. Jl. Pelajar pejuang - Jl. Telaga bodas 
25. Jl. Pelajar pejuang - Jl. Gatsu
26. Jl. Pelajar pejuang - Jl Laswi
27. Jl. Gatsu - Jl. malabar
28. Jl. Ramdhan - Jl. Pungkur
29. Jl. Cikawao - Jl. Karapitan
30. Jl. Lodaya - Jl. Talaga bodas 
31. Jl. Gatsu - Jl. Ibrahim ajdi
32. Jl. Ibrahim ajdi - Jl. Jakarta
33. Jl. Achmad Yani - Jl. Ibrahim ajdi
34. Jl. Raya Gedebage
35. Jl. Samsat (Kipas)
36. Jl. Raya Buahbatu
37. Jl. Batununggal
38. Jl. Raya Moch Toha
39. Jl. In Hoptank (Karasak)
40. Jl. Raya Cibaduyut
41. Jl. Raya Kopo
42. Jl. Psr. Caringin
43. Jl. Raya Pasir Koja
44. Jl. Raya Cibeureum
45. Jl. Jamika - Jl. Sudirman
46. Jl. Gardujati-Jl. Sudirman
47. Jl. Otista - Jl.Sudirman
48. Jl. Tamblon-AA
49. Jl. Gudang Utara
50. Jl. A. Yani - Jl. Laswi
51. Jl. Raya Supratman
52. Jl. Tol Pasteur
53. Jl. Paskal - Jl. Pasteur
54. Jl. Cipaganti
55. Jl. Cihampelas - Jl. Pasteur
56. Jl. Taman Sari
57. Jl. Cikapayang (Cikago)
58. Jl. Meri
59. Jl. Merdeka Aceh (Merah)
60. Jl. Cilamaya
61. Jl. Telkom Bandung
62. Jl. Pahlawan
63. Jl. Trunojoyo
64. Jl. Banda
65. Jl. Lombok
66. Jl. Cihapit
67. Jl. Aceh
68. Jl. Anggrek
69. Cikutra 
70. Jl. Cimuncang
71. Jl. Padasuka
72. Jl. Pahlawan
73. Jl. Cicaheum
74. Jl. Ujungberung



(RRN)