ERP Bukan Biaya Masuk Ibu Kota

Antonio    •    Selasa, 27 Mar 2018 17:38 WIB
erp jakarta
ERP Bukan Biaya Masuk Ibu Kota
Uji coba jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) di Jakarta. Foto: MI/Immanuel.

Bekasi: Jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) menuai pro-kontra dari warga daerah penyangga DKI Jakarta. Mereka menilai ERP sebagai 'ongkos' masuk Ibu Kota.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menegaskan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) bukan biaya masuk Ibu Kota.

"Bukan biaya masuk ya, Electronic Road Pricing," kata di Bekasi, Selasa 27 Maret 2018.

Konsep ini juga telah lama pernah diuji coba di DKI Jakarta. Tujuannya untuk menekan arus kendaraan yang melewati jalan tertentu.

(Baca: Jalan Berbayar di Sekeliling Ibu Kota Tuai Pro-Kontra)

Bambang menjelaskan, ERP bukan merupakan konsep baru. Konsep ini juga telah lama dirancang. Namun belum sempat direalisasikan.

Ia menjelaskan, usulan ERP merupakan salah satu rencana jangka panjang BPTJ untuk mengurai kemacetan. Supaya, masyarakat pengendara angkutan pribadi beralih menggunakan angkutan umum.

(Baca: Perbatasan Ibu Kota Akan Dikelilingi Jalan Berbayar)


(SUR)