Ada Potensi Awan Cumulonimbus di Jawa Barat

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 20 Apr 2017 16:54 WIB
prakiraan cuaca
Ada Potensi Awan Cumulonimbus di Jawa Barat
Ilustrasi. (Foto:MI/Liliek Dharmawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jawa Barat masih akan diguyur hujan lebat sepanjang April 2017. Hujan disebabkan awan Cumulonimbus (awan hitam bergumpal) menyelimuti wilayah itu.

"Masih ada potensi terbentuk awan Cumulonimbus (awan hitam bergumpal) yang umumnya ditandai oleh pagi yang cerah, siang berawan hitam," kata Kepala BMKG stasiun Geofisika Klas 1 Kota Bandung Tony Agus Wijaya, Kamis 20 April 2017.

Dia juga memprediksi kemungkinan adanya hujan es. Alasannya awan Cumulonimbus yang berlapis-lapis di langit Jawa Barat.

"Puncak awan tersebut mencapai tinggi lebih dari 5.000 kilomter dari permukaan tanah yang melewati batas titik beku, dan suhu di puncak awan mencapai minus 44 derajat Celcius," bebernya.

Disunggung mengenai genangan es menyerupai salju di daerah Dipatiukur Bandung, Tony menegaskan, fenomena tersebut cukup unik. Pasalnya, hujan es di daerah tropis seperti Indonesia umumnya bentuknya butiran, seperti kelereng atau terbesar seukuran bola bekel. Tidak berbentuk gumpalan.

Menurutnya, hujan es kadang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, ketika awan Cumulonimbus menjulang tinggi. Namun dengan intensitasnya berbeda-beda. "Yang kemarin, hujan esnya cukup lebat. Sehingga butiran es tadi menumpuk di permukaan tanah. Tetapi kalau dilihat atau dipegang, akan berbentuk butiran," paparnya.

Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini termasuk wajar. Hal itu karena memasuki adalah musim pancaroba.

"Wajar, melihat saat ini musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau," ujarnya.


(ALB)