Tingkat Kehadiran ASN Bandung Turun

Roni Kurniawan    •    Senin, 03 Jul 2017 15:17 WIB
pns
Tingkat Kehadiran ASN Bandung Turun
Suasana kerja di kantor pemerintahan Pemkot Bandung, Jabar, Senin (3/7/2017). (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Jawa Barat, mencatat tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama usai cuti Lebaran, mencapai 97 persen. Data itu merupakan pembaruan hingga Senin, 3 Juli 2017 pukul 09.00 WIB.

Kepala BKPP Kota Bandung Gunadi Sukmadinekas mengatakan akan menelusuri sisa pegawai yang tidak hadir sebanyak tiga persen dari jumlah ASN 17.149 dari 78 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta kewilayahan (kecamatan dan kelurahan).

"Kita akan teliti yang tiga persen yang tidak hadir. Apakah malas atau alasan-alasan tertentu. Jadi kita tidak hanya berdasarkan laporan saja," ujar Gunadi di kantornya, Jalan Wastukancana.

BKPP akan memberikan sanksi tegas jika terdapat ASN yang tidak hadir tanpa adanya keterangan secara administratif. Namun ia pun tidak memungkiri cukup sulit kehadiran mencapai 100 persen.

"Termasuk ada tugas belajar yang di luar daerah atau negeri. Ini catatan adalah dia ASN Kota Bandung tapi sedang belajar. Jadi enggak mutlak kita 100 persen hadir," urainya.

Akan tetapi tingkat kehadiran ASN pada pascalebaran tahun ini menurun dibandingkan tahun 2016. Tahun lalu, tingkat kehadiran mencapai 99 persen.

"Iya tahun lalu mencapai 99 persen. Tapi yang sekarang kan belum semuanya, nanti setelah jam 12 rekapan semuanya masuk," tandasnya.

Sementara itu, BKPP Kota Bandung saat ini telah menerapkan sistem pindai retina sebagai absensi kehadiran. Cara itu telah diterapkan sejak pertengahan 2016 menggantikan sistem sidik jari.

"Karena kalau sidik jari masih bisa dimanipulasi, retina enggak bisa," tutupnya.


(SAN)