Di Cirebon, Tengkulak Sulit Temukan Garam

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 18 Jul 2017 19:08 WIB
produksi garam
Di Cirebon, Tengkulak Sulit Temukan Garam
Pekerja mengangkut garam yang dibeli dari petani di Cirebon, MTVN - Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Sejumlah tengkulak garam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku sulit mendapatkan garam dalam tiga bulan terakhir. Petani garam gagal panen sehingga tak bisa memasok komoditas untuk tengkulak.

“ Sekarang berebut barangnya, karena sulit dapatnya," kata Karsudi di Cirebon, Selasa 18 Juli 2017.

Saking sulitnya, lanjut Karsudi, ia terpaksa menerima pasokan garam dengan kualitas rendah. Biasanya, garam tersebut berwarna kecokelatan atau kehitaman. Biasanya, garam tersebut tak dicuci saat dipanen.

"Tetap kita terima, karena memang sekarang cukup sulit mendapatkannya,”ujar Karsudi.

Kesulitan pun dirasakan Mamun. Sebagai tengkulak, ia biasanya bertransaksi dengan petani garam langganan. Namun, para petani belum juga bisa panen karena cuaca tak mendukung produksi garam.

Biasanya, kata Mamun, petani bisa memanen 1 ton garam tiap hari. “Namun sekarang paling 1 kuintal, itupun jarang yang berhasil panen,”kata Mamun.

Saat ini, Mamun membeli garam dengan harga Rp2.800 per Kg. Ia menjual kembali garam di pasaran dengan harga Rp4.000 per kg.

Sedangkan untuk garam kualitas standar, ia menjualnya dengan harga Rp3.700 per kg. Setiap hari, lanjut Mamun, ia membutuhkan 20 ton garam untuk memasok pasar di Kota Bandung.

“Sedangkan saat ini, paling sekitar 2 ton saja yang ada,”katanya.


(RRN)