Emil Nilai Ada Sabotase pada Pelanggan PDAM

Roni Kurniawan    •    Rabu, 19 Jul 2017 13:53 WIB
pdam
Emil Nilai Ada Sabotase pada Pelanggan PDAM
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Fakta bahwa air PDAM warna merah hanya melanda tiga rumah, membuat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yakin ada sabotase. Terlebih, hasil uji yang dilakukan perusahaan daerah itu tidak menemukan kebocoran pipa.

"Kan itu bukan bocornya PDAM. Itu ada sabotase saja. Kalau itu rusaknya dari PDAM yang terdampak kan 500 rumah. Ini mah yang terdampak hanya tiga," kata pemilik sapaan Emil itu di Pendopo Kota Bandung, jalan Dalem Kaum, Rabu, 19 Juli 2017.

Baca: Air Merah PDAM Bandung Mengandung Pewarna Tekstil dan Minyak

Komentar Emil itu menanggapi fenomena air warna merah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening. Insiden itu menimpa tiga rumah di kawasan Jalan Panjunan, Gang Hidayah, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar pada 13 Juli 2017.

Emil mengatakan, kasus tersebut murni kriminalitas karena ada unsur kesengajaan. Pasalnya, jika air berwarna merah tersebut terdapat di saluran PDAM, seluruh pelanggan PDAM di wilayah tersebut akan terdampak.

"Peristiwa ini kriminalitas, bukan masalah pelayanan PDAM," turur dia.

Emil mengaku, seharusnya warga yang terdampak melaporkan hal itu kepada pihak berwajib. Karena hanya tiga rumah yang terdampak air berwana seperti sirup itu, bahkan lokasinya berbeda-beda meski masih dalam satu rukun warga (RW).

Sementara itu Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengaku telah menyampaikan hasil uji laboratorium kepada Polda Jabar. Air berwarna tersebut mengandung zat pewarna dan minyak. 

"Nanti Polda Jabar yang akan melakukan penyelidikan. Kita tidak melaporkan (kasus hukum), karena kita tidak tahu siapa yang harus dilaporkan," pungkas Sonny.


(SAN)