Tawuran Pelajar di Depok Tewaskan Satu Orang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 21 Oct 2018 13:51 WIB
tawuran pelajar
Tawuran Pelajar di Depok Tewaskan Satu Orang
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya)

Depok: Tawuran antar pelajar terjadi di Kota Depok, Jawa Barat yang menyebabkan satu siswa tewas dan tiga pelajar lainnya terluka parah.

Paur Humas Polresta Depok, Ipda Made Budi mengatakan, insiden tersebut terjadi di Jalan Punak Raya golf  pangkalan jati Cinere Limo, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat, 20 Oktober 2018, sekitar pukul 20.30 WIB .

Kedua sekolah yang berseteru tersebut yaitu SMK Al-Hidayah Lestari Lebak Bulus dengan diduga salah satu SMK di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Korban yang meninggal dunia bernama Rizky Ramadhan siswa SMK Al Hidayah Lestari Lebak Bulus, sedangkan tiga siswa lainnya dari sekolah yang sama yaitu Wahyudin, Abdul Gani, Wahyu Ibrahim masih menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati," kata Made saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 21 Oktober 2018.

Made menjelaskan, insiden berawal ketika rombongan SMK Al Hidayah lestari yang terdiri dari 10 orang pelajar termasuk korban Rizky konvoi menggunakan sepeda motor dari sekolahnya melintasi Jalan Punak, Pangkalan Jati Cinere.

Sesampainya di pertigaan Jalan, tepatnya Jalan Jati Raya Barat Golf Panggilan Jati, mereka diadang puluhan pelajar lainnya.

"Ada kurang lebih 30 orang pelajar (diduga SMK lain), mereka langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam, dan alat lainnya," jelas Made.

Made menuturkan, meski kalah jumlah, para pelajar SMK Hidayah Lestari melakukan perlawanan hingga akhirnya, korban Rizky tak sadarkan diri dan tiga rekannya terkapar.

"Para pelaku melarikan diri, setelah melihat korbannya terkapar, warga yang melihat kejadian tersebut langsung membawa seluruh korban ke RS Prikasih, yang kemudian dirujuk ke RS Fatmawati," ungkap Made.

Selanjutnya Rizky yang merupakan warga Jalan Cilobak Raya ini langsung dimakamkan oleh pihak keluarga setelah disalatkan di masjid tak jauh dari rumahnya, pada Sabtu, 20 Oktober 2018.

"Korban yang meninggal dunia sudah dikebumikan," pungkas Made.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus menegaskan, hingga saat ini pihaknya telah menangkap sejumlah orang atau siswa yang diduga mengetahui dan terlibat tawuran berdarah tersebut.

"Terkait peristiwa di limo kemarin, sudah diamankan 10 orang yang diduga mengetahui dan terlibat peristiwa tersebut. Hingga saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan," kata Firdaus.


(DEN)