Ratusan Murid SD Diare dan Muntah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 17 Oct 2018 21:54 WIB
keracunan
Ratusan Murid SD Diare dan Muntah
Ilustrasi air bersih, Medcom.id - M Rizal

Depok: Ratusan murid SD Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta Kota Depok, Jawa Barat, diare dan muntah setelah menggunakan air di lingkungan sekolah. Diduga, mereka keracunan air di lingkungan tersebut.

Beberapa siswa dibawa ke rumah sakit. Peristiwa itu terjadi sejak sepekan lalu.

"Dua pekan lalu anak saya sudah mengeluh. Air di sekolah berbau tidak enak. Saya sudah sampaikan keluhan itu ke guru, saya pikir sudah ditindaklanjuti," kata seorang ibu yang enggan menyebutkan namanya.

Tapi, pada 11 Oktober 2018, anaknya mengeluh pusing dan lemas. Perempuan berusia 40 tahun itu memberikan obat tapi sakit tak kunjung sembuh.

"Lalu, anak saya muntah. Diare terus, dikasih oralit, enggak sembuh-sembuh. Lalu Minggu tadi saya bawa ke UGD," ujar dia.

Ketua Umum Yayasan SDIT Pondok Duta Uzman Rizal mengatakan telah menerima laporan tersebut. Ia lalu mengecek air. Ia lalu menyampaikan laporan itu ke Dinas Kesehatan Kota Depok untuk pengujian di laboratorium.

"Kita sudah koordinasi dengan dinas kesehatan, kita tidak bisa bilang ini keracunan ataupun apa, karena dinas kesehatan belum memberikan informasi apa-apa. Kami dilarang mengeluarkan statement apa pun sebelum keluar hasilnya dari dinkes," bebernya.

Selanjutnya, Uzman menegaskan pihak Dinkes juga telah merespon dengan mendatangi sekolah pada Kamis 11 Oktober 2018 kemarin, dan mengambil sampel makanan di kantin juga air.

"Jadi dinas kesehatan menjelaskan bahwa suspect ini bisa dari mana saja, jadi belum tentu dari air keran. Yang kemaren diambil sampelnya air keran karena waktu itu ada laporan air wudhunya berbau, tapi diambil juga sampel makanan di kantin. Hasilnya nanti dua pekan mendatang baru keluar," paparnya.

Uzman memaparkan, sebagai langkah penanggulangan kini pihaknya langsung memutus saluran air yang biasa digunakan oleh siswa maupun guru.


(RRN)