PMI Tangsel Jamin Stok Trombosit untuk Pasien DBD

Farhan Dwitama    •    Jumat, 25 Jan 2019 17:43 WIB
demam berdarah
PMI Tangsel Jamin Stok Trombosit untuk Pasien DBD
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Tangerang: Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) kota Tangerang Selatan menjamin stok trombosit bagi pasien penderita demam berdarah Dengeu (DBD) aman. PMI Tangsel mampu menjaga pasokan trombosit dari donor darah dari masyarakat.

“Kami (PMI) yang diberi kewenangan untuk mengelola darah. Darah itu bisa dibuat beberapa komponen. Sel darah merah, sel darah putih, plasma dan trombosit,” kata Kepala Unit Transfusi Darah kota Tangsel, Suhara Manullang, Jumat, 25 Januari 2019.

PMI Kota Tangsel mampu memproduksi 10 kantung trombosit setiap hari. Jumlah trombosit yang dihasilkan bisa ditingkatkan bila kebutuhan meningkat. PMI Tangsel juga tak ingin terlalu banyak memproduksi karena kantong trombosit tak bisa dipakai 25 hari setelah diproduksi.

"Bisa kami produksi lebih banyak, tapi trombosit ini juga velum banyak diperlukan masyarakat dan pasien DBD,” ucap dia.

Sebanyak 25 warga Kota Tangerang Selatan terjangkit demam berdarah Dengue (DBD) dan masih dirawat hingga 20 Januari 2019. Satu balita berusia satu tahun asal Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, meninggal dunia

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan kota Tangsel, Tulus Muladiono menyebut masih ada 25 pasien DBD ditangani di RSUD, puskesmas dan RS Swasta sampai hari ini.


Baca: Kasus DBD di Tangerang Naik


(SUR)