Mahasiswa dan Satpol PP Terlibat Bentrok di Puspem Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 30 Jan 2019 19:13 WIB
bentrok mahasiswabpjs kesehatan
Mahasiswa dan Satpol PP Terlibat Bentrok di Puspem Tangerang
Mahasiswa terlibat bentrok dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) di depan kantor Pusat Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, Rabu sore, 30 Januari 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Aksi Mahasiswa (FAM) terlibat bentrok dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) di depan kantor Pusat Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, Rabu sore, 30 Januari 2019.

Mahasiswa menuntut Pemerintah Kota Tangerang mengganti pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di semua rumah sakit dengan menggunakan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk pelayanan kesehatan.

Bentrokan terjadi saat sejumlah demonstran ingin bertemu dengan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk menyampaikan aspirasinya. Namun, tanpa disangka para demonstran tersebut masuk ke kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sambil membakar ban. Kedua pihak juga terlibat kontak fisik.

"Ini sih tindak anarkis yang kami terima," kata salah seorang mahasiswa di Pemkot Tangerang, Rabu, 30 Januari 2019.

Tidak hanya dari mahasiswa, korban luka juga terdapat dari petugas Satpol PP. Korban mengalami luka bocor di kepala, diduga akibat terkena lemparan batu.

"Anggota kami mengalami luka cukup serius dibagian pelipis, dan sekarang mendapatkan penanganan serius," kata Kepala Bidang Tibum Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron. 

Sementara itu, pihak Satpol PP dan Kepolisian juga menangkap beberapa orang yang diduga sebagai provokator dalam bentrokan tersebut.


(DEN)