Begal Bandung Lima Kali Beraksi Walau Baru Bebas

P Aditya Prakasa    •    Selasa, 11 Dec 2018 16:20 WIB
kekerasanaksi begal
Begal Bandung Lima Kali Beraksi Walau Baru Bebas
Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema dan Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochammad Rifai di RS Sarika Asih Bandung, Jawa Barat. Medcom.id/P. Aditya Prakasa

Bandung: Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, dua begal yang tewas ditembak lima kali beraksi walau baru bebas dari penjara. Adi Supriatna, 21, dan Agun Gunawan, 22, baru menghirup udara bebas dua minggu terakhir.

Aksinya keduanya terlacak polisi. Mereka diterjang timah panas polisi setelah mencoba menyerang petugas dengan golok.

"Dua pelaku merupakan residivis. Keduanya sempat ditahan karena kasus 363 dan 365 (pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan) selama dua tahun," kata Irman di RS Sartika Asih, Bandung, Selasa, 11 November 2018.

Baca: Dua Begal di Bandung Tewas Ditembak

Polisi belum mengetahui hasil curian mereka digunakan untuk apa. Irman menduga keduanya tidak punya pekerjaan.

"Baru keluar dari penjara lalu melakukan lagi, sudah menjadi kebiasaan hidup mereka melakukan cara-cara kriminal, bisa jadi untuk kebutuhan hidup," kata Irman.

Irman juga menduga, kedua begal yang tewas penjambret Neng Meila Susana, 33, di Jalan Soekarno Hatta, Bandung. Neng Meila jatuh dari motor dan meninggal setelah dirawat.

Baca: Begal Tewas di Bandung Diduga Penjambret Neng Meila

Dia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Hingga saat ini, pihaknya terus berupaya untuk menekan angka kejahatan jalanan di Kota Bandung.

"Kami imbau masyarakat agar tetap selalu menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan tetap waspada terhadap lingkungan," kata dia.


 


(SUR)