Nusantara Bersatu

Aher: Keberagaman Diciptakan untuk Indonesia

Jaenal Mutakin    •    Rabu, 30 Nov 2016 14:40 WIB
nkri
Aher: Keberagaman Diciptakan untuk Indonesia
Warga, aparat penegak hukum, hingga pelajar berbaur di Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Gasibu Bandung, MTVN - Jaenal Mutakin

Metrotvnews.com, Bandung: Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Pancasila yang menjadi pondasi bangsa pun menjadi pemersatu keberagaman tersebut.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam apel Nusantara Bersatu di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat. Sedianya, ungkap pria yang akrab disapa Aher itu, warga Indonesia mensyukuri kekayaan tersebut.

Indonesia, lanjut Aher, memiliki 17 ribu pulau. Setiap pulau dihuni masyarakat dari beragam suku, agama, ras, dan antargolongan. Indonesia juga memiliki lebih 680 bahasa.

"Negeri ini memang diciptakan beragam. Tapi itulah persatuan kita. Indonesia milik kita bersama. Itu yang harus ditanamkan dalam jiwa kita," pekik Aher saat berorasi di depan ribuan peserta apel, Rabu (30/11/2016).

Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila pula yang memersatukan keberagaman itu dalam slogan Bhineka Tunggal Ika dan aturan konstitusi Undang Undang Dasar 1945.

Sementara itu Pimpinan Pesantren Daarut Tauhid (DT) Abdullah Gymnastiar yang mengikuti aksi mengingatkan ribuan peserta aksi untuk memiliki akhlak mulia. Yaitu menciptakan suasana aman dan menyenangkan orang lain.

"Awali dengan menjaga mulut kita, memang lidah tidak bertulang, kita harus bisa menjaga perkataan kita agar tidak membuat resah orang lain," ujar dai kondang yang biasa disapa Aa Gym.

Aa Gym mengaku warga merindukan pemimpin yang mampu menjaga lisan, menjadi tauladan yang tidak melukai perasaan warganya. Sehingga pemimpin dapat menciptakan ketenteraman.

Aa Gym meminta warga memetik hikmah dari kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sehingga semua warga dapat lebih berhati-hati saat berbicara.

Video setelah Ahok jadi tersangka:
 


(RRN)