Bima Arya Sebut THM di Bogor Berpotensi Timbulkan Bahaya

Rizky Dewantara    •    Selasa, 23 Jan 2018 09:54 WIB
bupati bogor
Bima Arya Sebut THM di Bogor Berpotensi Timbulkan Bahaya
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto -- MI/Adam Dwi

Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan 20 tempat hiburan malam (THM) yang masih beroperasi di Bogor berpotensi menimbulkan bahaya, kerugian, dan gangguan masyarakat. Karenanya, ia bakal mengevaluasi seluruh tempat hiburan malam yang ada.

"Setiap tempat hiburan malam harus memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). TDUP adalah dokumen resmi yang diberikan kepada pengusaha pariwisata untuk bisa menyelenggarakan usahanya. Itu akan kami cek semua," kata Bima di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 23 Januari 2018.

Bima mengaku sering menerima keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas tempat hiburan malam. "Termasuk sering menjadi tempat keributan," ucapnya.

(Baca: Lipss Protes Rencana Penutupan Usaha setelah Tragedi Penembakan)

Menurut Bima, pihaknya akan melakukan seleksi serta pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam yang ada. Termasuk melakukan seleksi terhadap pengusaha yang mengajukan izin usaha.

"Jika ada pengusaha yang mengarah ke diskotek, tidak akan saya izinkan. Kami akan selektif memberikan izin," ucap orang nomor satu di Bogor itu.

Sebelumnya, terjadi penembakan yang menewaskan kader Partai Gerindra, Fernando Wowor, oleh oknum Brimob Kelapa Dua pada Sabtu, 20 Januari 2018. Peristiwa itu terjadi di parkiran Lipss Club, Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Jawa Barat.


(NIN)