Ganjil Genap di GT Bekasi Bakal Urai Kemacetan 40 Persen

Antonio    •    Senin, 05 Mar 2018 12:50 WIB
tol cikampeksistem ganjil genap
Ganjil Genap di GT Bekasi Bakal Urai Kemacetan 40 Persen
Rencana penerapan ganjil-genap Tol Jakarta-Cikampek. ( ANT/Risky Andrianto)

Bekasi: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama Meteri Perhubungan Budi Karya menyosialisasikan kebijakan ganjil-genap kendaraan pribadi di Gerbang Tol Bekasi Barat, Jawa Barat, Selasa, 5 Maret 2018. Pelaksanaan ganjil-genap bakal dimulai pada 12 Maret 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap, kebijakan ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Barat bisa mengurangi kemacetan hingga 40 persen. 

“Kalau saya lihat, ini potensinya akan besar sekali. Karena tiga policy kita jalankan bersamaan," ujar Budi.

Budi menuturkan, saat ini telah ada dua kebijakan untuk mengurai kepadatan di dalam tol yakni pengaturan truk dan penyediaan jalur khusus. 

Baca: Ganjil Genap Hanya Berlaku di GT Bekasi Barat dan Timur

"Telah disiapkan bus khusus untuk pengguna kendaraan pribadi yang beralih ke angkutan masal," imbuhnya. 

Menteri Luhut mengapresiasi kebijakan ganjil-genap tersebut. Dia menuturkan, dari rapat bersama dengan Kementerian Perhubungan memutuskan lalu lintas di dalam tol akan dibuat seperti komputer. 

“Sehingga nanti akan dibaca bagaimana kendaraan itu bisa diatur dengan baik. Karena kan ada kendaraan  yang terlalu berat sampai 40 ton, akhirnya jalan cepat rusak, sekarang bagaimana, kita cari solusinya,” ujarnya.

Pantauan Medcom.id, Luhut membagikan selebaran pelaksanaan ganjil-genap ke pengedara angkutan pribadi. Ia didampingi Menhub Budi Karya Sumadi dan jajaran Jasa Marga serta Bada Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Baca: Kemenhub akan Adakan Jalur Khusus Bus di Tol Jakarta-Cikampek


(LDS)