Dua Korban Pembacokan di Bekasi Ternyata Begal

Antonio    •    Jumat, 25 May 2018 22:22 WIB
kekerasanaksi begal
Dua Korban Pembacokan di Bekasi Ternyata Begal
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto. Medcom.id/Antonio

Bekasi: Dua orang pelajar yang mengaku dibacok di Bekasi, AS dan IY, ternyata terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (begal). Mereka gagal beraksi karena korbannya melawan menggunakan celurit yang mereka bawa.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, ada dua laporan yang diterima pihak kepolisan saat malam kejadian, Rabu, 23 Mei 2018.

Laporan pertama berada di Polsek Bekasi Utara yang menyatakan ada dua orang yang menjadi korban pembacokan di dekat Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi yaitu AS dan IY.  Pembacokan itu membuat AS meninggal dunia di RS Anna Medika.

Sementara, laporan kedua berada di Polres Metro Bekasi Kota yang disampaikan oleh AR dan MIB. Kedua orang itu mengaku menjadi korban curas oleh dua orang tidak dikenal di Jembatan Summarecon.

"Jadi lokasi pembacokan cuma satu, di lokasi jembatan Summarecon saja. Laporan di Bekasi Utara yang mengaku dibacok di Jalan Perjuangan dekat Universitas Bhayangkara keterangan IY itu bohong. Setelah dikonfirmasi dan direkonstruksi akhirnya semua mengaku," kata dia, Jumat, 25 Mei 2018.

Baca: Dua Pelajar Bekasi Dibacok, Satu Tewas

Saat ini, IY, lmasih dalam perawatan karena luka bacok yang diterimanya ketika beraksi bersama kawannya yang meninggal dunia. Pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut.

Mereka melakukan perlawanan kepada dua orang pelaku curas dan berhasil merebut senjata pelaku serta membacoknya untuk membela diri.

Indarto menyatakan, dua kasus itu berhubungan. Dua orang yang mengaku sebagai korban pembacokan ternyata merupakan pelaku curas. Hal itu berdasarkan pra-rekontruksi dua kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, dua pelajar kelas 2 di salah satu SMK di Bekasi, Jawa Barat, AS, 17 dan IY, 16, dibacok sejumlah orang tidak dikenal, Rabu, 23 Mei 2018. AS tewas saat dibawa ke RS Anna Medika, Bekasi Utara.

Mereka dikeroyok di Jalan Raya Perjuangan, Margamulya, Kota Bekasi. AS mengalami luka bacok di bagian perut, leher, dan pinggang. IY mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan punggung.


(SUR)