Pendapatan GT Bekasi Barat Menurun

Antonio    •    Kamis, 12 Apr 2018 12:32 WIB
sistem ganjil genap
Pendapatan GT Bekasi Barat Menurun
Petugas polisi lalu lintas memberhentikan kendaraan saat pemberlakuan waktu sistem ganjil genap di pintu masuk Gardu Tol Bekasi. (ANT/Risky Andrianto)

Bekasi: Jasa Marga cabang Jakarta Cikampek mengalami penurunan pendapatan di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat, setelah pemberlakuan sistem  ganjil-genap selama sebulan.

Namun, penurunan ini berimbas kenaikan pendapatan di sejumlah gerbang tol lain yang ada di Bekasi, seperti di GT Tambun arah Jakarta dan GT Cikunir arah Jakarta.

"(Penurunan) tak terlalu signifikan, sekitar 2,8 persen. Tapi peningkatan juga terjadi di sejumlah gerbang tol lain, seperti Tambun yang mencapai 3 persen," kata Humas Jasamarga cabang Jakarta - Cikampek, Irwansyah, Kamis, 12 April 2018.

Irwansyah mengaku kebijakan green line yang diterapkan memang bertujuan agar kendaraan tidak menumpuk di GT Bekasi Barat dan GT Bekasi Timur. 

Ia menjelaskan, terdistribusinya kendaraan ke gerbang tol lain berdampak positif. Karena, dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB jalur yang ada di Jakarta-Cikampek lengang. 

Pemerintah telah meluncurkan paket kebijakan green line yang mengatur sistem ganjil-genap di GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta.

Efektif kurangi kemacetan

Lalu, pengaturan operasional kendaraan golongan 3 sampai 5 serta penyediaan jalur khusus bus. Paket kebijakan green line dilakukan untuk mengurai kemacetan di dalam Tol Jakarta Cikampek.

Pengaturan kendaraan ini, kata dia, efektif mengurangi kemacetan. Humas Jasa Marga cabang Jakarta Cikampek, Irwansyah  menjelaskan, volume kendaraan yang masuk dibanding kapasitas jalan bisa tercapai di bawah 0,9. 

"Kecepatan rata-rata yang kita inginkan tadinya 45 km/jam sekarang sudah bisa di-up sekitar 60-70 km/jam," katanya di Bekasi, Kamis 12 April 2018.

Jika ada kemacetan yang terjadi pada saat diberlakukannya kebijakan tersebut, lebih karena adanya penyempitaan jalur dan kecelakaan.

"Selebihnya setelah tidak ada kecelakaan apa-apa, kita lihat pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB, kendaraan dari arah Jakarta ke Cikampek dan sebaliknya dari Cikampek ke Jakarta cukup baik, lancar," tutupnya.


(LDS)