248 WNA Bekerja di Bandung

Roni Kurniawan    •    Jumat, 27 Apr 2018 12:45 WIB
tenaga kerja
248 WNA Bekerja di Bandung
Menakertrans dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR membahas isu seputar Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang tenaga kerja asing, Ant - Hafidz Mubarak

Bandung: Sebanyak 248 tenaga kerja asing (TKA) tengah mengadu nasib di Kota Bandung, Jawa Barat, sejak 2017. Jumlah tersebut pun diprediksi akan terus bertambah sebab masih terdapat para TKA yang belum tercatat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung.

"Jumlah TKA sampai sekarang 248, itu yang resmi. Tapi menurut beberapa instansi di lapangan lebih dari itu," ujar Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi di Jalan Martanegara, Jumat 27 April 2018.

Asep mengatakan, seiring keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, membuat Disnaker leluasa untuk melakukan pengawasan serta pengendalian bagi para TKA.

"Berdasarkan Pasal 4 di Perpres tersebut, bahwa pengguna TKA harus memprioritaskan tenaga kerja Indonesia. Itu menandakan TKA kalau dibutuhkan terutama yang berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tingkat tinggi," papar Asep.

Kini Disnaker Kota Bandung pun tengah menyisir ke berbagai perusahaan untuk mendata kembali jumlah TKA yang digunakan. Selain itu, Disnaker pun akan mengecek kebutuhan disetiap perusahaan yang memilih untuk menggunakan TKA.

"Karena TKA harus ada tenaga pendamping dari kita supaya ada transfer ilmu ke kita, itu syarat," imbuhnya.

Sementara itu, setiap perusahaan pun, sambung Asep, wajib mencantumkan alasan kebutuhan TKA ke dalam Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). "Itu nanti disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk," tegasnya.


(RRN)