Ribuan Praja IPDN Dikukuhkan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 17 Oct 2017 17:32 WIB
Ribuan Praja IPDN Dikukuhkan
PEngukuhan ribuan praja IPDN menjadi Muda Praja IPDN -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak 1.544 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dilantik dan dikukuhkan menjadi Muda Praja IPDN. Pengukuhan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.

"Pengukuhan ini merupakan fase awal. Ikuti dan taati sistem kehidupan praja IPDN, bangun motivasi kalian untuk menjadi kader pemerintah yang baik serta tanamkan cinta almamater dan Tanah Air dalam diri kalian," kata Wiranto di lapangan kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa 17 Oktober 2017.

Wiranto mengatakan, tahun ini pendaftar IPDN tercatat paling banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini membuktikan bahwa IPDN semakin banyak peminatnya dan sekaligus menjadi indikator untuk menambah jumlah kuota IPDN.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur yang hadir dalam pelantikan tersebut ikut memberikan pengarahan. Ia mengatakan, bahwa setiap praja IPDN adalah putra-putri bangsa yang terbaik dan terpilih.

"Kalian harus berbangga hati akan hal ini. Saya titipkan beberapa peran yang harus kalian lakukan setelah menjadi praja IPDN, yakni sebagai pemersatu dan perekat bangsa, sebagai agen perubahan, sebagai pelayan masyarakat, sebagai pelaksana kebijakan pemerintah, dan sebagai pelaku profesional," paparnya.

Gubenur IPDN Ermaya Suradinata menambahkan, tahun ini tercatat ada 57.761 pendaftar IPDN. Dari jumlah tersebut, hanya 36.499 orang yang lolos seleksi administrasi elektronik.

"Seleksi penerimaan calon praja IPDN terdiri atas beberapa tahapan, yakni pendaftaran awal melalui portal khusus, seleksi administrasi elektronik, tes kemampuan dasar, tes kesehatan daerah, tes psikologis, integritas dan kejujuran, serta tes penentuan akhir. Tahun ini, kouta praja IPDN yang disetujui oleh Menpan RB sebanyak 1.689 orang. Sedangkan, yang lolos seleksi hanya 1.547 orang," pungkasnya.
(NIN)