Polisi di Cirebon Dilatih Tangani Ujaran Kebencian

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 19 Oct 2017 14:34 WIB
ujaran kebencian
Polisi di Cirebon Dilatih Tangani Ujaran Kebencian
Polisi di Kota Cirebon mendapat pelatihan cara penanganan ujaran kebencian -- MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Polisi di Kota Cirebon mendapat pelatihan cara penanganan ujaran kebencian. Penanganan ini dirasa perlu dilakukan, apalagi jelang pelaksanaan pilkada 2018.

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan, di wilayah hukumnya ada beberapa momen yang cukup dikhawatirkan marak terjadinya ujaran kebencian. Sehingga, pelatihan penanganan ujaran kebencian sangat membantu aparat kepolisian.

"Dalam waktu dekat ini, kami ada pemilihan kuwu (kepala desa) dan wali kota," kata Adi di Cirebon, Jawa Barat, Kamis 19 Oktober 2017.

Peningkatan kapasitas anggota kepolisian dalam penanggulangan ujaran kebencian ini tidak hanya dilaksanakan di Cirebon. Tapi, juga di lima wilayah lainnya, yaitu Pandeglang, Tenggerang Selatan, Kuningan, Solo, dan Poso.

Koordinator Peneliti Imparsial Ardimanto Adi Putra menjelaskan, kemungkinannya cukup besar terjadi konflik di enam wilayah tersebut yang disebabkan ujaran kebencian. " Di Cirebon, meskipun masyarakatnya plural, tapi potensi konflik yang didasarkan pada sentimen agama cukup besar," lanjutnya.

Aksi bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon, menurut Ardi menjadi bukti bahwa potensi tersebut ada. Apalagi, pelakunya rajin hadir dalam kegiatan-kegiatan yang sering menyampaikan ujaran kebencian.

"Pelaku ujaran kebencian itu bermetamorfosis, dari intoleran menjadi jihadis teroris. Sehingga, harus segera dicegah," tutup Ardi.


(NIN)