Jual Tramadol dan Eximer Toko Obat di Bekasi Timur Digerebek Polisi

Antonio    •    Rabu, 28 Feb 2018 19:24 WIB
obat berbahaya
Jual Tramadol dan Eximer Toko Obat di Bekasi Timur Digerebek Polisi
Kapolsek Bekasi Timur menunjukan alat bukti berikut tersangka di Polsek Bekasi Timur, Rabu 28 Februari 2018.

Bekasi: Tiga orang ditangkap polisi lantaran menjual obat tanpa izin edar di Toko Obat Agam, Kelurahan Bekasi Jaya, Sabtu, 24 Februari 2018. Dari lokasi petugas menyita ribuan butir obat keras.

"Dari lokasi, kami menyita 162 butir kapsul tramadol, 643 tablet tramadol, 472 eximer, 32 butir alprazolam, 45 butir tramadol 50 mg, dan uang tunai Rp2,238 juta," kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Agung Iswanto, di Bekasi, Rabu, 28 Februari 2018. 

Toko itu diduga menjual obat keras secara bebas kepada konsumen tanpa resep dokter. Polisi menetapkan pengurus dan pegawai Toko Obat Agam itu sebagai tersangka. Ketiga tersangka masing-masing AY, 27,  NI, 21, dan M 43.

"Toko sudah berjalan tiga tahun, penjualan masih di Bekasi Timur," katanya di Bekasi, Rabu 28 Februari 2018.

Agung mengungkapkan, omzet dari penjualan obat ilegal itu mencapai mencapai Rp2,2 juta per hari.  "Tokonya itu kecil hanya menjual obat - obat itu saja. AY sama NI tidak tahu itu obat apa, dia disuruh jual obat sama M," ucapnya.

Atas tindakannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP dengan hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara.



(ALB)