Bima Arya-Dedie Usung Slogan 'Tuntaskan' di Pilwako Bogor

Rizky Dewantara    •    Kamis, 01 Feb 2018 16:33 WIB
pilkada serentak
Bima Arya-Dedie Usung Slogan 'Tuntaskan' di Pilwako Bogor
Ilustrasi pilkada, Metrotvnews.com

Bogor: 'Tuntaskan' menjadi slogan pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim untuk maju dalam pemilihan wali kota-wakil wali kota Bogor, Jawa Barat. Menurut Bima, kata itu memiliki makna untuk memotivasi dirinya memimpin Pemerintahan Kota Bogor.

Bima merupakan calon petahana di Pilkada Bogor 2018-20123. Ia berpasangan dengan Dedie. 

Setelah dilantik pada April 2014, Bima mengklaim menuntaskan beberapa masalah. Tapi, katanya, tugasnya belum berakhir.

"Banyak pencapaian tapi masih banyak juga yang belum tuntas reformasi angkot belum tuntas, Penataan PKL belum tuntas," ujar Bima saat ditemui Medcom.id di Balai Kota Bogor, Kamis 1 Februari 2018.

Lantaran itu ia menggunakan tagline 'Tuntaskan' untuk memotivasi dirinya menuntaskan maslaah-masalah itu bila kembali memimpin Bogor. Ia menyebutkan beberapa masalah di antaranya transportasi, kemacetan, pedagang kaki lima, dan pasar.

Bima juga ingin kesejahteraan masyarakat Bogor lebih terjamin. Mulai dari pendidikan hingga kesehatan.

"Kami optimistis, selama lima tahun ke depan, hal-hal itu akan dituntaskan," ujar Bima.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan tak masalah dengan tagline pasangan calon kepala daerah. Sebab, kata Undang, belum ada larangan maupun aturan soal penggunaan tagline.

"Sebelum penetapan pasangan calon masih boleh menyosialisasikan tagline kepada masyarakat," kata Undang.

Di Pilwako Bogor 2018, Bima Arya-Dedie bersaing dengan tiga pasangan calon lain. Bima Arya-Dedie mendapat dukungan dari PAN, Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem, PBB, dan Perindo.

Baca: Empat Bakal Calon Wali Kota Bogor Lolos Verifikasi Awal

Adapun tiga pasang lain yaitu Edgar Suratman-Sefwelly Gynanjar; Achmad Ru'yat-Zainul Mutaqin; dan Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso. Edgar-Sefwelly merupakan pasangan yang berasal dari jalur perseorangan.

Sementara pasangan Dadang-Sugeng didukung PDI Perjuangan serta PKB. Sedangkan Ru'yat-Zainul diusung PKS dan PPP.
 


(RRN)